Pemko Payakumbuh Digugat Rp4 Miliar, Kasus Pembangunan Puskesmas Ibuh Terus Bergulir


Jumat, 19 Juni 2020 - 18:25:00 WIB
Pemko Payakumbuh Digugat Rp4 Miliar, Kasus Pembangunan Puskesmas Ibuh Terus Bergulir Kasus pembangunan Puskesmas Ibuh berlanjut

HARIANHALUAN.COM - Persoalan terkait proyek pembangunan Puskesmas Ibuh, ternyata masih terus bergulir. Proyek pada kegiatan 2018 lalu itu  diputus kontrak oleh Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, akhirnya digugat  pihak rekanan PT Analisa Sila Karya ternyata prosesnya belum juga final. 

"Persoalan proyek rumah sakit, masih berlanjut. Kepada majelis hakim kita minta  untuk menghukum tergugat, membayar kerugian    materil    kepada    penggugat, yakni PT Analisa Sila Karya," terang Hafis Alfarisyi kuasa hukum PT Analisa Sila Karya di kantornya kawasan Tanjung Pati pada Jumat (19/6) siang.

Diterangkan Hafis, gugatan perdata tersebut disidangkan    di Pengadilan    Negeri Payakumbuh yakni mengenai tidak patuh dan taatnya PPK terhadap     kontrak yang telah dibuat. Kemudian, katanya ada perlakuan pemutusan    kontrak    dengan tidak hati-hati dan ceroboh,tanpa memperhatikan adanya    hak-hak    yang masih dapat diberikan kesempatan kepada PT    Analisa    Sila    Karya.

"Dari pemutusan kontrak tersebut, telah   membawakerugian yang dihitung sangat besar diderita oleh PT Analisa  Sila Karya. Ini juga bukan semata kerugian yang dialami oleh perusahaan melainkan    ikut diderita oleh     masyarakat. Sehingga masyarakat tidak bisa ikut  untuk menikmati    fasilitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Ibuh tersebut," katanya.
 
Ditegaskan Hafis, ada beberapa alasan yang membuat kliennya untuk menggugat Pemko Payakumbuh. Yaitu dampak pemutusan kontrak secara    sepihak. Tidak melakukan tambahan waktu maksimal 50 hari masa     pelaksanaan kontrak sesuai dengan Perpres Nomor 4 tahun 2016 dan Permenkeu Nomor 243/PMK.05/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang     perubahan atas Permenkeu Nomor 194/PMK.05/2014 tentang     Pelaksanaan     Anggaran Dalam Rangka Penyelesaian Pekerjaan Yang Tidak Terselesaikan    Sampai    Dengan Akhir Tahun  Anggaran serta Pasal 93 Ayat 1a Perpres RI No. 4 Tahun 2016 tentang Perubahan Keempat Atas Pepres No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Tidak mengadakan Show Cost Meeting dengan penggugat. Memberlakukan    denda kepada penggugatan yang tidak sesuai dengan aturan. Tidak    adanya     pemberitahuan secara tertulis sekurang-kurangnya 14 hari sebelum     pemutusan kontrak dilakukan, dan tidaka danya pernyataan    wanprestasi yang ditanda tangani antara    penggugat dengan     tergugat.

Dampak dari itu, kata Hafis lagi, ada banyak kerugian yang ditanggung kliennya itu. Diantara,  hilangnya hak     penggugat atas     keuntungan     (profit) yang akan didapatkan dari pelaksanaan     pekerjaan sebesar     15% dari nilai total pekerjaan yang dikerjakan dalam kontrak senilai Rp 3, 09 Miliar. Kemudian, PT Analisa Sila Karya juga harus mengembalikan, pengembalian penuh kepada Pemko Payakumbuh atas     pembayaran jaminan pelaksanaan sebesar Rp154 juta dampak dari putus kontrak. 

"Juga dilakukan pengembalian penuh atas pembayaran denda yang     diberlakukan tergugat kepada penggugat sebesar Rp 61 juta," ucapnya.

Selain itu, tergugat juga harus membayarkan hutang kepada toko    bangunan sebesar    Rp 50 juta. Kemudian, PT Analisa Sila Karya juga harus    mengembalikan penuh kerugian Rp 18 juta atas kelebihan bayar    atas upah untuk pembuatan item pekerjaan tangga yang     telah     diberikan     kepada tukang.
    
"Tergugat juga harus mengembalikan penuh kerugian Rp 32 juta atas pembayaran upah untuk item pekerjaan kusen dan jendela yang telah diberikan kepada tukang. Tergugat juga harus mengembalikan penuh kerugian Rp100 juta kelebihan bayaran upah tukang. Apabila ditotalkan, jumlahnya kerugian sangat fantastis," terangnya lagi.

Karena itu, PT Analisa  Sila Karya menggugat Pemko Payakumbuh    membayar    kerugian Imateril sebesarRp 4 Miliar.

Sedangkan, dasar Pemko Payakumbuh melakukan pemutusan kontrak pekerjaan, yakni tidak  tercapainya  target pelaksanaan  pekerjaan     rehab  gedung  Puskesmas Ibuh dengan kontrak nomor 440/20/PPK- RHB-IBUH/VII-2018.     (*)

loading...
Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]