Dharmasraya Konfirmasikan Penyebaran Covid-19 Melambat


Jumat, 19 Juni 2020 - 19:10:58 WIB
Dharmasraya Konfirmasikan Penyebaran Covid-19 Melambat Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Satuan Unit Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 Kabupaten DHARMASRAYA, Sumatera Barat, mengkonfirmasi telah terjadi perlambatan penyebaran cukup signifikan setelah sempat melaporkan ada sebanyak 22 warga daerah itu positif terpapar virus tersebut.

"Pasca Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah terpantau tidak ada lagi masyarakat yang terpapar dan 17 orang sudah dinyatakan sembuh serta sisanya masih dalam perawatan intensif oleh tim medis, " Ungkap juru bicara satuan Unit gugus tugas setempat, dr Ramadhan, di Dharmasraya, Jumat (19/06).

Menurutnya, berdasarkan hasil pool swab test yang dilakukan pihaknya di 52 Nagari atau Desa Adat setempat, tercatat sebanyak 33 Nagari sudah berada pada zona hijau. 

Hal itu, lanjutnya, tidak terlepas dari keseriusan dan ketegasan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, bersama seluruh pihak terkait dan segenap masyarakat daerah itu dalam menjalankan segala aturan dan anjuran pemerintah pusat terkait penanganan penyebaran dengan membangun kesadaran dan kebersamaan tinggi terhadap setiap individu masyarakat setempat. 

"Salah satunya dengan selalu memberikan imbauan-imbauan untuk melaksanakan standar protokol kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan nomor 09 tahun 2020 serta upaya penanganan lainnya yang keseluruhannya tidak lain demi menghentikan penyebaran virusnya, " Jelas dia. 

Ia berharap, kondisi perlambatan yang terjadi saat ini bisa dipertahankan hingga sebaran virus berhenti dan seluruh pasien dinyatakan sembuh. 

"Tetap jalankan anjuran pemerintah seperti tetap menggunakan masker, jaga jarak fisik aman dan selalu menerapkan pola hidup sehat dimanapun berada," Imbaunya. 

Sebelumya, Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, meminta seluruh pihak terkait menguatkan pengawasan pelaksanaan standar protokol kesehatan jelang diberlakukannya fase III (tiga) tahapan kenormalan baru atau new normal, pada 15 Juni 2020.

"Pada fase tersebut sejumlah pelonggaran lanjutan akan diberlakukan seperti pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah dengan jumlah populasi kelas dikurangi hingga 50 persen," ungkapnya, Kamis (11/06). (*)

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]