Ingin Sekolah di Luar Zonasi? Ikut Jalur Prestasi Saja, Ini 3 Pilihannya


Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:37:31 WIB
Ingin Sekolah di Luar Zonasi? Ikut Jalur Prestasi  Saja, Ini 3 Pilihannya Adib Alfikri

HARIANHALUAN.COM - Berbeda dari tahun sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 diberlakukan sepenuhnya sistem zonasi berdasarkan jarak dan tempat tinggal, di mana pendaftaran secara online.

Terdapat empat jalur PPDB secara umum yakni 50 persen berdasarkan tempat tinggal, 30 persen jalur prestasi, 15 persen jalur afirmasi dan lima persen lagi perpindahan orang tua dan guru.

Namun ada yang menarik pada penerimaan PPDB jalur prestasi tahun 2020. Kepala Dinas Provinsi Sumatra Barat, Adib Alfikri mengatakan bahwa bagi calon siswa yang ingin bersekolah di luar zonasi bisa memilih jalur prestasi asalkan dapat bersaing dengan nilai dan daya tampung yang tersedia.

"Pada jalur prestasi ini juga terdapat tiga jenis yakni prestasi akademik, non akademik dan tahfiz quran," katanya Jumat (19/6/2020).

Prestasi akademik mengacu pada nilai rapor siswa lima semester, dari kelas empat hingga kelas enam sekolah dasar. Sedangkan jalur non akademik mengacu pada prestasi siswa di bidang seni dan olahraga. Serta jalur terakhir adalah bagi penghafal alquran atau tahfiz.

"Jalur tahfiz ini adalah program unggulan kita di Sumbar. Ini bukan diskriminasi, jalur tahfiz diadakan sesuai dengan budaya dan adat yang dipegang penuh oleh masyarakat minang, tanpa mendiskriminasi agama lain," tegas Adib.

Penerimaan PPDB tahun 2020 di Sumbar mengacu penuh kepada kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) karena sudah diatur melalui peraturan menteri. Selain itu, secara keseluruhan penerimaan siswa baru tahun ini dilakukan secara online dengan memakai zonasi tempat tinggal apalagi bagi calon siswa tingkat SMA, SMK dan SLB sederajat.

Saat sekarang ini, panitia PPDB tengah sibuk melayani pendaftaran mulai dari during maupun luring. "Awalnya kita buka layanan pengaduan bagi orang tua siswa di lobi kantor, namun karena yang datang banyak kemudian kita pindahkan ke tempat yang luas dengan menerapkan protap Covid," katanya.

Sesuai prinsip mendikbud bahwa bersekolah di tempat terdekat, sehingga tidak ada lagi mindset sekolah unggulan, karena semua sekolah harus unggul. Jika masyarakat tinggal di perbatasan, sudah disiapkan aplikasi yang dapat mendeteksi jarak tempat tinggal dengan sekolah. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]