Trump Sebut Tes Corona di AS Berlebihan, Minta Diperlambat


Ahad, 21 Juni 2020 - 11:00:33 WIB
Trump Sebut Tes Corona di AS Berlebihan, Minta Diperlambat Presiden AS Donald Trump (dok.AFP)

HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut pemeriksaan virus Corona (COVID-19) bagaikan pedang bermata dua. Trump bahkan mengaku meminta para pejabatnya untuk memperlambat pemeriksaan karena hal itu akan meningkatkan angka kasus COVID-19 di AS.

"Ketika Anda melakukan pemeriksaan sejauh itu, Anda akan menemukan lebih banyak orang, Anda akan menemukan lebih banyak kasus. Jadi saya katakan kepada orang-orang saya, tolong perlambat pemeriksaan. Mereka menguji dan mereka menguji. Kami memiliki tes yang orang tidak tahu apa yang terjadi," kata Trump dalam kampanyenya di Tusla, Oklahoma, dikutip dari CNN, Minggu (21/6/2020).

Pernyataan itu disampaikan Trump lantaran banyak negara bagian, termasuk Oklahoma, mengalami peningkatan kasus virus Corona. Koresponden CNN, Dr Sanjay Gupta mengatakan peningkatan jumlah kasus tersebut melebihi peningkatan dalam tes virus Corona.

Pada hari Kamis, menurut analisis data CNN dari Universitas John Hopkins, setidaknya 21 negara bagian di AS mengalami peningkatan kasus baru dari satu minggu ke minggu berikutnya.

Sementara itu, pada Sabtu (20/6) sore, menurut Departemen Kesehatan Negara Bagian Oklahoma, kasus terbanyak dilaporkan di wilayah Tusla dengan total 2.206. Oklahoma baru-baru ini melaporkan peningkatan kasus virus Corona terbanyak dalam satu hari sejak awal pandemi.

Hal senada juga disampaikan Trump dalam wawancaranya dengan Wall Street Journal yang diterbitkan pada Kamis (18/6) lalu. Trump menyebut pemeriksaan virus Corona "berlebihan". Hal itu, kata dia, membuat kasus virus Corona di AS tampak buruk.

"Secara pribadi saya pikir pemeriksaan virus Corona berlebihan, meskipun saya menciptakan mesin pemeriksaan terbaik sepanjang sejarah," kata Trump yang menambahkan bahwa banyaknya pemeriksaan di AS membuat kasus virus Corona yang terkonfirmasi "membuat kita tampak buruk".

Trump Disebut Bercanda

Menanggapi komentar Trump, seorang pejabat administrasi AS mengatakan bahwa sang presiden hanya bercanda saat meminta pemeriksaan untuk mendeteksi virus Corona di negara itu diperlambat.

"Dia jelas-jelas bercanda. Kami memimpin dunia dalam pengujian dan telah melakukan lebih dari 25 juta dalam pengujian," kata pejabat itu dilansir dari CNN. (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 20:08:35 WIB

    Inggris Sukses Membuat Trump Happy dan China Murka, Gara-gara Hal Ini

    Inggris Sukses Membuat Trump Happy dan China Murka, Gara-gara Hal Ini HARIANHALUAN.COM - Inggris akhirnya memutuskan untuk memblokir Huawei Technologies dari proyek internet 5G. Kebijakan ini bisa menyulut murka China tetapi membuat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump senang..
  • Senin, 13 Juli 2020 - 12:04:32 WIB

    Trump Sebut Hubungan AS dengan China Sudah Rusak Parah

    Trump Sebut Hubungan AS dengan China Sudah Rusak Parah HARIANHALUAN.COM - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa hubungan dengan China sudah rusak parah. Oleh karenanya, saat ini dia tidak mempertimbangkan lagi kesepakatan perdagangan fase dua dengan China pada saat ini..
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 18:29:14 WIB

    Donald Trump Akhirnya Pakai Masker, Sudah Takut dengan Covid-19?

    Donald Trump Akhirnya Pakai Masker, Sudah Takut dengan Covid-19? HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya memutuskan memakai masker di ruang publik saat mengunjungi rumah sakit militer Walter Reed di luar Washington. Ini kali pertama Trump pakai masker sejak t.
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 08:06:55 WIB

    Akhirnya, Trump Pakai Masker Juga di Depan Umum untuk Pertama Kali

    Akhirnya, Trump Pakai Masker Juga di Depan Umum untuk Pertama Kali HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenakan masker di depan umum untuk pertama kalinya. Trump sempat mendapatkan tekanan kuat untuk memberikan contoh kesehatan masyarakat ketika virus Corona (COV.
  • Kamis, 02 Juli 2020 - 23:23:33 WIB

    Trump Dikecam Putri Bruce Lee Gegara Memakai Istilah 'Kung Flu'

    Trump Dikecam Putri Bruce Lee Gegara Memakai Istilah 'Kung Flu' HARIANHALUAN.COM - Shannon Lee, putri aktor laga legendaris dan ikon budaya pop Bruce Lee, mengecam penggunaan istilah "kung flu" oleh Presiden Donald Trump sebagai nama panggilan untuk Covid-19. Dia juga berbagi pemikiran te.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]