Buya Zulkarnaini Diangkat Jadi Pimpinan Perguruan Thawalib


Ahad, 21 Juni 2020 - 18:20:55 WIB
Buya Zulkarnaini Diangkat Jadi Pimpinan Perguruan Thawalib Pengurus Yayasan Thawalib Padang Panjang.

HARIANHALUAN.COM - Buya Dr. H. Zukarnaini, M.Ag diberikan amanah oleh Yayasan Thawalib Padang Panjang sebagai Pimpinan Perguruan Thawalib. Amanah tersebut ditandai dengan penyerahan SK secara resmi oleh Pengurus Yayasan Thawalib pada Minggu (21/6/2020) di Perguruan Thawalib Padang Panjang.

Penyerahan SK pengangkatan Buya Zulkarnaini sebagai Pimpinan Perguruan Thawalib langsung oleh Ketua Umum Yayasan Thawalib, Abrar, M.Ag dengan disaksikan oleh jajaran pengurus yayasan serta anggota Dewan Pembina Yayasan Thawalib, Dr. Muchlis Bahar, Lc, MA. Menurut Ketua Umum Yayasan Thawalib, Abrar dengan diangkatnya Buya Zulkarnaini sebagai Pimpinan Perguruan Thawalib, maka saat ini yang bersangkutan diberikan amanah menjadi nahkoda untuk semua unit pendidikan yang ada di Thawalib.

“Alhamdulillah, Pengurus Yayasan Thawalib telah secara resmi mengangkat Buya Zulkarnaini sebagai Pimpinan Perguruan Thawalib. Sebagai figur cocok untuk memimpin pesantren yang kini berusia 109 tahun,” kata Abrar.

Dijelaskan Abrar, pengangkatan Buya Zulkarnaini merupakan proses yang cukup panjang. Pengurus Yayasan Thawalib yang dilantik 24 Juli 2019 lalu mencari figur yang sangat cocok memimpin Perguruan Thawalib, lembaga pendidikan Islam modern pertama di Sumatera Barat. “Alhamdulillah setelah melakukan berbagai langkah dan upaya, kami pengurus menemukan figur yang pas yakni Buya Zulkarnaini,” jelas Abrar.

Sementara, Ketua Yayasan Thawalib, Dr. Saiful Amin menambahkan, salah satu tugas pengurus adalah mencari dan mengangkat Pimpinan Perguruan Thawalib yang tugas utamanya menanggani dalam pengelolaan semua unit sekolah yang ada mulai dari jenjang PAUD, RAA, MTs, sampai KUI Thawalib. 

Figur yang dibutuhkan tentu orang yang sudah lama berkecimpung dalam dunia pendidikan dan memiliki ilmu pengetahuan yang sesuai dengan Thawalib. Kata Saiful Amin, figur dan latarbelakang Buya Zulkarnaini sangat cocok, sebab memiliki latar belakang ilmu agama yang kuat serta juga alumni Thawalib. “Kami bersyukur  saat ini sudah ada Pimpinan Perguruan Thawalib yang dipimpin oleh Buya Zulkarnaini,” ujarnya.

Dijelaskan Saiful Amin, setelah penguru baru diberikan amanah dalam mengelola Yayasan Thawalib, maka salah satu program yang menjadi perhatian adalah mencari figur untuk memimpin Perguruan Thawalib. Dari berbagai calon yang diamati, baik dari kalangan alumni maupun luar alumni, akhirnya pengurus sepakat untuk mengangkat Buya Zulkarnaini sebagai  pimpinan.

“Kami melakukan  silaturrahmi dan berbicara panjang lebar dengan Buya Zulkarnaini. Alhamdulillah punya keinginan dan komitmen yang sama untuk memajukan Perguruan Thawalib.  Beliau menyatakan kesediaannya untuk menjadi pimpinan Perguruan Thawalib,” kata Saiful Amin.

Buya Zulkarnaini selama ini menghabiskan sebagian besar waktunya menjadi dosen di Unversitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol.  27 Mei lalu, ia memasuki masa purnabakti dari Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol.  Buya Zulkarnaini selain tamat  dari Perguruan Thawalib, program doktor diraihnya di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Sementara, mengenai rencana pelantikan Pimpinan Perguruan Thawalib, kata Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir, insya allah diagendakan acara pelantikan di waktu lain. “Saat ini baru acara penyerahan SK pengangkatan sebagai Pimpinan Perguruan Thawalib yang dilakukan di kantor yayasan di Thawalib. Akan ada agenda pelantikan di waktu lain,” ujarnya.

Sebelum acara penyerahan SK sebagai Pimpinan Perguruan Thawalib, Buya Zulkarnaini bersama dengan  Dr Muchlis Bahar selama dua hari berturut turut menjadi tenaga review terhadap penguatan guru Perguruan Thawalib pada Sabtu-Minggu, 20-21 Juni. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru Perguruan Thawalib.

Saat ini, Perguruan Thawalib memiliki jenjang pendidikan PAUD, RAA (setingkat TK), MIUT (setingkat SD), MTs Thawalib Putra dan Putri  (setingkat MTs/SMP)  dan jenjang pendidikan Kuliyatul Ulum El Islamiyah (KUI) Putra dan Putri (setingkat SMA/Aliyah). 

Lokasi kampus ada di tiga tempat yakni di Jalan Abd Hamid Hakim, Kelurahan Pasar Usang untuk kampur Perguruan Thawalib Putra,  kampus Perguruan Thawalib Putri di Jalan H. Agus Salim, Kelurahan Guguk Melintang, dan kampus untuk jenjang pendidikan PAUD, RAA dan MIUT Thawalib di Jalan Abu Hanifah, Kel. Guguk Melintang, Padang Panjang. (*)

 Sumber : rel /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]