Stok Melimpah, Pemasok Akhirnya Buang 250 Ribu Telur


Senin, 22 Juni 2020 - 06:22:56 WIB
Stok Melimpah, Pemasok Akhirnya Buang 250 Ribu Telur Foto: Getty Images/iStockphoto/

HARIANHALUAN.COM - Terlalu banyak stok impor telur untuk persediaan selama masa karantina berakhir busuk. Pemasok telur di Singapura akhirnya membuang 250 ribu telur secara sia-sia.

Pada bulan April lalu harga telur di Singapura sempat naik karena penutupan perbatasan saat pandemi virus Corona. Namun isu ini berhasil diselesaikan setelah datangnya impor telur dari beberapa negara seperti Polandia, Ukraina hingga Korea Selatan.

Dilansir dari Mothership melalui detik.com, Senin (22/6/2020), kini situasinya terbalik karena Singapura memiliki banyak stok telur impor yang melimpah. Stok ini lebih tinggi jumlahnya dari permintaan pasar yang ada.

Baca Juga: 5 Olahan Telur Untuk Sarapan Paling Populer di Dunia

Beberapa pemasok telur mulai kewalahan karena stok yang terus menumpuk menyebabkan harga telur anjlok menjadi lebih murah. Dengan dibukanya kembali perbatasan pemasok telur dari Malaysia dan Thailand kembali memenuhi Singapura.

Menurut perusahaan pemasok telur Kai Young Huat (KYH), pihaknya menjelaskan bahwa 80% telur mereka merupakan hasil impor dari Malaysia. Selain itu penjualan telur juga terus berkurang karena hotel, restoran dan penjual kaki lima belum sepenuhnya buka.

Kurangnya perayaan di hari Lebaran membuat stok telur kian menumpuk di Singapura. Perusahaan KYH hanya bisa mengurangi sedikit stok impor dari negara lain karena mereka takut permintaan telur akan naik bulan depan.

"Kami harus membuang lebih dari 250 ribu telur yang dikirim dari Thailand sekitar dua minggu lalu meski kami tidak mau membuangnya," jelas perwakilan dari pemasok telur Kim Hock Egg yang juga memotong impor telur mereka mencapai 50%.

Menurut para pemasok telur dibutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk mengembalikan permintaan telur di Singapura. Sampai saat ini pasokan telur di Singapura diimpor dari 11 negara sehingga stoknya terus menumpuk.

Namun kabar pembuangan ratusan ribu telur ini mendapatkan kritik pedas dari para netizen. Menurut netizen dibandingkan membuang telur sia-sia, pemasok bisa menyumbangkannya ke tempat amal untuk orang-orang yang membutuhkan.

"Yang benar saja? Ada banyak tempat donasi amal yang mau menerima dan membagikan ratusan ribu telur ini untuk orang-orang yang membutuhkan dan kelaparan," kritik netizen bernama Daniel tay.

"Mengapa harus dibuang? Pemasok bisa membagikan telur-telur itu kepada orang yang membutuhkan sebelum busuk. Sangat disayangkan," kritik netizen lainnya.

Selain di Singapura, kejadian serupa juga pernah terjadi di Indonesia. Beberapa waktu yang lalu viral video berisi para petani sayur yang membuang hasil panen mereka ke sungai. Mereka melakukan hal ini karena tidak bisa menjualnya ke pasar sekaligus sebagai aksi protes agar pemerintah bisa menangani permasalahan ini.

Tapi banyak juga petani lokal yang memiliki stok panen menumpuk memutuskan untuk membagikan sayuran mereka secara gratis ke warga sekitar.

Ada juga peternak ayam di Madiun yang membagikan ribuan ayam setiap harinya karena tidak mampu membeli pakan ayam saat pandemi Corona. Aksi bagi-bagi ayam gratis ini sempat viral dan mengundang banyak simpati dari netizen. (*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 12:08:50 WIB

    Stok AS Menipis, Harga Minyak Dunia Naik Lebih 1%

    Stok AS Menipis, Harga Minyak Dunia Naik Lebih 1% HARIANHALUAN.COM - Harga minyak mentah dunia naik lebih dari 1% pada hari Rabu (1/7). Setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat (AS) turun jauh lebih dari yang diharapkan, menunjukkan permintaan men.
  • Kamis, 11 Juni 2020 - 09:01:39 WIB

    Harga Minyak Naik meski Stok Minyak Mentah AS Melimpah

    Harga Minyak Naik meski Stok Minyak Mentah AS Melimpah HARIANHALUAN.COM - Harga minyak naik pada perdagangan kemarin bahkan setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah AS meningkat pekan lalu..
  • Senin, 11 Mei 2020 - 21:36:16 WIB

    Pandemi Corona, Dinas Pertanian Jamin Stok Beras di Sumbar Aman

    Pandemi Corona, Dinas Pertanian Jamin Stok Beras di Sumbar Aman Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar menjamin stok beras untuk masyarakat tetap tersedia meski dalam situasi wabah virus corona (Covid-19). Pasalnya setiap tahun di provinsi itu terus mengalami surplus di .
  • Rabu, 01 April 2020 - 20:55:02 WIB

    Stok Beras di Pariaman Cukup untuk Tiga Bulan ke Depan

    Stok Beras di Pariaman Cukup untuk Tiga Bulan ke Depan PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman, Yurisman menyatakan, ketersediaan pangan berupa beras di daerah itu mencukupi sampai 3 bulan ke depan..
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 15:58:23 WIB

    Pemko Padang Siapkan Stok 400 Ton Beras untuk Warga Terdampak Corona

    Pemko Padang Siapkan Stok 400 Ton Beras untuk Warga Terdampak Corona PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kota Padang memastikan ketersediaan bahan pangan sebagai antisipasi dampak wabah Covid-19. Selain itu, melakukan penggalangan donasi, baik dari ASN maupun dari pihak swasta untuk membant.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]