Waspadai Infeksi Ganda, DBD dan Covid-19


Senin, 22 Juni 2020 - 12:52:51 WIB
Waspadai Infeksi Ganda, DBD dan Covid-19 Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat masa pandemi virus corona (Covid-19).

Ia mengatakan saat ini terjadi infeksi ganda akibat penyakit DBD dan Covid-19. Pihaknya menerima banyak laporan dari sejumlah provinsi terkait kasus DBD sekaligus Covid-19.

"Dari 460 kabupaten/kota yang melaporkan kasus DBD, sebanyak 439 kabupaten/kota yang juga melaporkan kasus Covid-19, jadi ini ada infeksi ganda," katanya di kantor BNPB, Jakarta, Senin (22/6).

Ia mengingatkan kasus DBD biasanya terjadi pada Maret. Namun tahun ini DBD masih bertambah hingga Juni. Berdasarkan catatan kasusnya, masih terjadi 100-500 kasus DBD per hari, jumlah kasus DBD sendiri sudah mencapai 68 ribu kasus.

"Jadi di provinsi yang angka kasusnya (Covid-19) tinggi juga melaporkan DBD, seperti Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan," katanya.

Kasus DBD juga menyebabkan tingginya angka kematian. Laporan Kemenkes mencatat ada 346 kasus meninggal dunia akibat DBD hingga Juni tahun ini.

Nadia mengimbau masyarakat melakukan gerakan 3M plus untuk mencegah DBD di rumah. Gerakan tersebut meliputi menguras penampungan air, menutup atau mengubur barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk dan mendaur ulang limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Sedangkan gerakan 'plus' adalah mencegah gigitan nyamuk seperti menggunakan losion dan obat antinyamuk.

"Pastikan mencegah demam berdarah dari rumah, lakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan gerakan 3M plus," katanya.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto sempat mengingatkan masyarakat pada penyakit selain corona, yaitu DBD, saat memasuki musim pancaroba.

Yuri mengimbau kepada seluruh keluarga dan masyarakat Indonesia untuk melakukan pemberantasan terhadap sarang nyamuk yang ada di sekitar mereka. Apalagi kata dia, jika sampai penyakit demam berdarah bercampur dengan virus corona maka akan mengakibatkan angka kematian yang cukup tinggi. (*)

 Sumber : CNNIndonesia /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 08 Februari 2020 - 19:02:29 WIB

    Innalillahi..! Istri Chrisye Meninggal karena Stroke, Waspadai Gejala Awalnya

    Innalillahi..! Istri Chrisye Meninggal karena Stroke, Waspadai Gejala Awalnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Istri dari mendiang Chrisye, Damayanti Noor, meninggal dunia pada Sabtu (8/2/2020) di kawasan Puncak, Cimacan, Jawa Barat. Jenazah wanita yang akrab disapa Yanti Noor ini rencananya dibawa ke rum.
  • Kamis, 30 Januari 2020 - 10:59:45 WIB

    Ini Kriteria Penumpang dari China yang Diwaspadai Terkait Corona

    Ini Kriteria Penumpang dari China yang Diwaspadai Terkait Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Bambang Wibowo mengatakan, sejauh ini di Indonesia masih belum memiliki satu pun suspect positif virus corona..
  • Kamis, 06 Juni 2019 - 23:35:29 WIB

    BMKG Minta Waspadai Potensi Cuaca Buruk Saat Arus Balik, Ini Wilayahnya

    BMKG Minta Waspadai Potensi Cuaca Buruk Saat Arus Balik, Ini Wilayahnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi ada potensi cuaca buruk di sejumlah wilayah di Indonesia saat arus balik berlangsung. Masyarakat diminta waspada. .
  • Senin, 27 Juni 2016 - 04:53:29 WIB

    JK: Waspadai Perubahan Politik Luar Negeri

    JK: Waspadai Perubahan Politik Luar Negeri JAKARTA, HALUAN — Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla ( JK) bangga dengan politik Indonesia dibandingkan dengan negara lain. JK menilai pada hakikatnya tidak ada lawan seteru politik di Indonesia..
  • Selasa, 26 April 2016 - 03:10:43 WIB

    Modus Penjualan Pulau Harus Diwaspadai

    JEPARA, HALUAN — Modus penjualan pulau perlu terus diwaspadai. Anggota Komisi X DPR Mujib Rohmat meng­ingatkan, jangan sampai ada pulau-pulau yang dijual atau dikuasai orang asing dengan bermacam-macam modus. Dia mengataka.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]