Jangan Panik, Kalau Hasil Rapid Test Anda Reaktif Lakukan Ini


Selasa, 23 Juni 2020 - 10:41:14 WIB
Jangan Panik, Kalau Hasil Rapid Test Anda Reaktif Lakukan Ini Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Skrining Covid-19 dengan rapid test sedang dilakukan di berbagai tempat. Bahkan di beberapa tempat, rapid test digelar gratis.

Tak ayal, masyarakat pun antusias ikut rapid test. Namun tak banyak orang tahu dengan akurasi hasil rapid test ini.

Baca Juga : Terkena Radang Tenggorokan? Coba Deh Konsumsi 10 Bahan Alami Ini

Dijelaskan dalam laman Instagram @kemenkes_ri, pemerintah telah melakukan tes massal sebagai skrining awal bagi kelompok berisiko. Rapid test dilakukan secara masif di beberapa wilayah Indonesia untuk mengetahui potensi penyebaran virus, untuk segera dilakukan tindakan penanganan.

Metode rapid test mendeteksi antibodi, apakah yang bersangkutan reaktif atau nonreaktif. Kegiatan ini juga disinergikan dengan contact tracing.

Baca Juga : Simak! Ini Saran Dokter Bila Tenggorokan Sakit karena Menu Lebaran

Nah, bila hasil tes reaktif apa yang harus dilakukan? Anda jangan panik terlebih dulu ya, jika ditemukan kasus reaktif, maka akan langsung dilakukan test PCR/swab.

Dilanjutkan dengan contact tracing, baik di rumah atau tempat kerja. Gunanya untuk menemukan kasus positif lainnya.

Sementara itu, bila ditemukan kasus nonreaktif, test akan diulang 7-10 hari yang akan datang. Di momen ini, protokol kesehatan harus tetap diterapkan secara ketat.

Saat mengikuti rapid test massal ada yang harus diingat. Karena banyaknya orang yang datang punya tujuan sama, yakni rapid test, maka Anda harus jaga jarak, pakai masker, hingga rajin cuci tangan.

Jangan sampai momen rapid test massal itu malah menjadikanmu petaka besar alias tertular Covid-19. Ayo lawan corona!(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : okezone
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]