Pencarian Hari ke Tiga, 3 Orang Korban KMA Belum Ditemukan


Selasa, 23 Juni 2020 - 11:24:55 WIB
Pencarian Hari ke Tiga, 3 Orang Korban KMA Belum Ditemukan Tiga korban kecelakaan kapal nelayan di perairan Pulau Pisang Gadang Kota Padang hingga pencarian hari ke tiga belum ditemukan.

HARIANHALUAN.COM - Tiga korban kecelakaan kapal nelayan di perairan Pulau Pisang Gadang Kota Padang hingga pencarian hari ke tiga belum ditemukan, Selasa (23/6/2020) pagi.

"Ketiga korban tersebut yakni, Ihsan, Yudi dan Ari," kata Kapten KN SAR Yudhistira, Ilham.

Sementara 10 lainnya dilaporkan selamat hingga pencarian Senin 22 Juni kemaren. Saat ini, KN SAR Yudhistira 227 Padang tengah bergerak dalam upaya mendukung OPS SAR, tim gabungan melakukan penyisiran pada beberapa area diantaranya, KN SAR Yudhistira 0°59'3.66"S-100°12'53.96"T, 1°15'48.81"S-100°16'7.51"T, 1°16'7.31"S-100°14'50.78"T, 0°59'21.86"S-100°11'40.74"T, 0°59'30.38"S-100°10'20.47"T, 1°16'24.11"S-100°13'42.07"T, 1°16'42.95"S-100°12'30.27"T dan 0°59'58.76"S-100° 9'8.24"T.

RIB 02 Padang dan Dream fc menyusuri titik, 1° 5'45.60"S-100°22'6.88"T, 1°13'46.46"S-100°23'46.89"T, 1°15'25.53"S-100°17'9.91"T dan 0°56'45.09"S-100°21'55.49"T. Perahu karet (LCR) Basarnas dan Pol Air di titik,1° 3'45.69"S-100°22'57.13"T, 1° 4'54.51"S-100°18'51.46"T, 0°57'52.04"S-100°17'29.57"T
dan 1° 1'40.81"S- 100°21'2.91"T.
 

Serta RIB Satrol AL dan Nelayan di titik, 0°58'15.38"S-100°16'53.44"T, 1° 5'34.05"S-100°18'15.96"T, 1° 6'22.58"S-100°15'17.01"T dan 0°58'58.26"S-100°13'52.85"T. Saat ini, beberapa unsur SAR Gabungan tengah berada di lokasi pencarian, Basarnas Padang, Pol Air Polda Sumbar, Satrol Lanal Padang
dan BPBD Provinsi Sumbar, Dream FC dan
Perkumpulan Nelayan.

Diinfokan sebelumnya, rombongan tersebut pergi memancing ke Pulau Toran sekitar pukul 09.00 WIB pada Minggu, (21/6/2020), namun dalam perjalanan mesin kapal mengalami masalah sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang penumpang bernama Ari menelpon untuk meminta kapal bantuan sembari melanjutkan perjalanan ke Pulau Toran. Sesampainya di Pulau Toran, kapten kapal pertama berusaha untuk memperbaiki mesin kapal sembari menunggu kapal bantuan datang.

Sekitar pukul 17.00 WIB kapal bantuan datang. Berencana kembali kedaratan dengan sebagian penumpang dipindahkan ke kapal pembantu dan kapal pertama di tarik oleh kapal pembantu. Saat kondisi mesin kapal dalam keadaan baik, kapten kapal pertama meminta untuk dilepaskan tali pengait dengan kapal pembantu. 

"Akibat mesin yang belum bisa berfungsi dengan sempurna, kapal pertama tertinggal oleh kapal pembantu yang telah melaju lebih dahulu menuju daratan," katanya.

Namun, ketika kapal pertama berhasil memasuki Muara Padang sekitar pukul 22.00 WIB, nyatanya kapal pembantu belum sampai. Sekitar pukul 22.30 WIB, salah seorang penumpang dari kapal pembantu menelfon dan melaporkan bahwa kapal mereka bocor terbalik terkena badai. (*)
 

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]