WHO Beri Alarm Bahaya Bagi Masyarakat, Pandemi Covid-19 Terus Meningkat


Selasa, 23 Juni 2020 - 13:02:43 WIB
WHO Beri Alarm Bahaya Bagi Masyarakat, Pandemi Covid-19 Terus Meningkat Foto: AP Photo/Andre Penner

HARIANHALUAN.COM - Total kasus virus Corona (COVID-19) secara global telah melampaui angka 9 juta. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun memberikan peringatan terbaru dengan menyatakan pandemi Corona masih 'terus meningkat'.

Seperti dilansir AFP, Selasa (23/6/2020), virus Corona kini tercatat telah menginfeksi lebih dari 9 juta orang di berbagai negara. Data penghitungan Johns Hopkins University (JHU) melaporkan total 9.079.452 kasus virus Corona kini terkonfirmasi secara global.

Total kematian akibat virus Corona secara global sejauh ini mencapai 471.754 orang.

Beberapa negara, khususnya di Eropa, mulai melonggarkan pembatasan. Prancis mulai memperbolehkan digelarnya festival musik tahunan dan jutaan anak boleh kembali ke sekolah. Namun jumlah kasus Corona di belahan Bumi lainnya, khususnya di kawasan Amerika Latin, terus bertambah. Dengan Brasil, yang mencatat total kasus tertinggi kedua di dunia dengan lebih dari 1,1 juta kasus, telah melaporkan lebih dari 50 ribu kematian akibat virus Corona.

Di Melbourne, Australia dan Lisbon, Portugal muncul cluster penularan baru. Otoritas Australia secara khusus mengkhawatirkan datangnya gelombang kedua virus Corona, dengan warga dilarang sementara untuk bepergian ke Melbourne. Peningkatan kasus Corona juga dilaporkan terjadi di Beijing, China, setelah kemunculan cluster penularan baru terkait pasar grosir makanan.

"Pandemi masih terus meningkat," ucap Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan.

"Kita tahu bahwa pandemi ini jauh lebih besar dari krisis kesehatan, ini merupakan krisis ekonomi, krisis sosial dan di banyak negara, (merupakan) krisis politik," cetusnya dalam forum virtual yang digelar otoritas Dubai di Uni Emirat Arab (UAE).

"Efeknya akan terasa selama beberapa dekade mendatang," imbuh Tedros.

Disebutkan Tedros bahwa ancaman terbesar yang dihadapi dunia saat ini bukanlah virus Corona itu sendiri, melainkan 'kurangnya solidaritas global dan kepemimpinan global'.

"Kita tidak bisa mengalahkan pandemi ini dengan dunia yang terpecah-pecah," tegas Tedros. "Politisasi pandemi telah memperburuk situasinya," imbuhnya.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, berulang kali meremehkan ancaman virus Corona, bahkan menyamakannya dengan 'flu kecil'. Dia juga berargumen bahwa dampak dari lockdown dan pembatasan sosial jauh lebih buruk daripada virus Corona itu sendiri.

Selain Brasil, krisis politik akibat Corona juga terjadi di Amerika Serikat (AS) dengan pertikaian politik telah mencegah diambilnya kebijakan yang terpadu. AS saat ini menempati peringkat pertama dunia untuk total kasus dan total kematian akibat Corona tertinggi dengan 2,3 juta kasus dan 120 ribu kematian. (*)

 Sumber : Detik.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 08 Juli 2020 - 10:55:41 WIB

    AS Resmi Keluar dari WHO, Ini Alasannya

    AS Resmi Keluar dari WHO, Ini Alasannya HARIANHALUAN.COM - Amerika Serikat (AS) secara resmi memulai proses keluarnya negara ini dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pemerintahan Presiden Donald Trump baru saja memberitahu Kongres AS dan Perserikatan .
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:38:55 WIB

    Peringatan Terbaru WHO Soal Corona & Permintaan Lockdown

    Peringatan Terbaru WHO Soal Corona & Permintaan Lockdown HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) kembali memperingatkan seluruh negara terkait dengan perkembangan terbaru pandemi Covid-19. Disebutkan bahwa mengingat sejumlah negara masih mengal.
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 13:54:51 WIB

    WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Semua Negara Harus Bersiap Hadapi Kemungkingan Terburuk

    WHO Ingatkan Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Semua Negara Harus Bersiap Hadapi Kemungkingan Terburuk HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pandemi virus korona jenis baru atau Covid-19 masih belum selesai dan kemungkinan hal buruk bisa terjadi. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyes.
  • Kamis, 25 Juni 2020 - 18:28:11 WIB

    WHO Puji Arab Saudi Putuskan Haji 1.000 Jamaah

    WHO Puji Arab Saudi Putuskan Haji 1.000 Jamaah HARIANHALUAN.COM – Keputusan Arab Saudi menggelar haji 2020 dengan jumlah jamaah sangat terbatas dan hanya yang ada di negara itu saja karena pandemi Covid-19, disambut baik oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)..
  • Senin, 22 Juni 2020 - 08:46:16 WIB

    WHO Laporkan Peningkatan Kasus Penularan Covid-19 Terbanyak dalam 24 Jam

    WHO Laporkan Peningkatan Kasus Penularan Covid-19 Terbanyak dalam 24 Jam HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan peningkatan kasus penularan virus Corona terbanyak dalam 24 jam pada Minggu (21/6/2020). Pihaknya mencatat lebih dari 180 ribu kasus baru selama sehari..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]