Dampak Rusaknya Jalan Payakumbuh-Lintau, Gubernur Ancam Cabut Izin Perusahaan Tambang Bandel


Selasa, 23 Juni 2020 - 18:45:36 WIB
Dampak Rusaknya Jalan Payakumbuh-Lintau, Gubernur Ancam Cabut Izin Perusahaan Tambang Bandel Gubernur Irwan Prayitno mencek langsung kondisi ruas jalan yang babak belur dihantam truk pengangkut batu pecah di Payakumbuh.

HARIANHALUAN.COM - Kurang dari sepekan setelah didesak sejumlah warga di Kecamatan Lareh Sago Halaban terkait rusaknya ruas jalan yang membentang di kawasan tersebut akibat dihantam truk bertonase tinggi, akhirnya desakan warga  ditanggapi Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Selasa (23/6) siang, Irwan Prayitno mencek langsung kondisi ruas jalan yang babak belur dihantam truk pengangkut batu pecah tersebut. Bersama rombongan, hadir Kepala Dinas PUPR Sumbar, Kepala Dinas Perhubungan serta pejabat tinggi dilingkungan Pemprov Sumbar. Tak hanya itu saja, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar ikut mendampingi Irwan Prayitno.

“Kami lihat, jalannya rusak akibat dari mobil-mobil truk melewati batas tonase. Sehingga kami perlu memberikan suatu peringatan,”tegas Irwan Prayitno dihadapan sejumlah walinagari se Kecamatan Lareh Sago Halaban serta tokoh masyarakat setempat.

Karena itu, Gubernur Sumbar meminta agar perusahaan tambang tidak menggunakan kendaraan yang melebihi tonase sesuai dengan kelas jalan. Kemudian, Irwan Prayitno mengingatkan perusahaan tambang untuk menaaati aturan yang berlaku,  tidak melebihi muatan kendaraan yang dioperasionalkan sebagai bentuk pemeliharaan jalan.

“Setelah dicek ke lokasi, ada beberapa hal yang kita sepakati dengan para penambang, yakni selain tonase sesuai, mereka (tambang) juga memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki jalan,”tegas Irwan Prayitno lagi.

Kemudian,katanya,  Pemerintah Propinsi Sumbar juga ikut bertanggung jawab untuk ikut memperbaiki ruas jalan yang rusak. “Kami di propinsi , Insya Allah tahun depan akan menganggarkan untuk membuat ringgit aspalnya,”ucap Irwan Prayitno.

Selain itu, Gubernur Sumbar tidak segan-segan mencabut izin tambang bagi perusahaan yang melanggar aturan. “Penambang, kalau tidak mengikuti aturan, cabut izinnya. Tapi ini dicek dulu, kalau perusahaan memenuhi syarat, kewajibannya harus dipenuhi. Perusahaan juga harus memperhatikan kepentingan umum, yaitu jalan raya. Jangan dia (perusahaan) mencari untung tapi jalan rayanya rusak. Akhirnya masyarakat pengguna jalan raya sengsara karena  semua  jalan raya nya rusak,”tegas politis PKS tersebut.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Lareh Sago Halaban N Datuak Rajo Mangkuto prihatin dengan kondisi jalan yang membentang di kampung halamannya. Ruas jalan penghubung Payakumbuh-Lintau tersebut, rusak parah setelah dilindas truk-truk bertonase tinggi dengan muatan lebih dari 30 ton tiap harinya.

“Sejak dua tahun ini, jalan rusak parah. Ada puluhan truk-truk bertonase tinggi dengan muatan lebih dari 30 ton yang melintas tiap hari. Padahal kelas jalan bukan lintasan bagi truk-truk bertonase tinggi. Akibatnya, jalan rusak, hancur, berlobang dan bergelombang. Ini yang kita sesalkan,”ucap N Datuak Mangkuto.

Karena itu, pengurus LKAAM Limapuluh Kota berharap, ada tindakan tegas dari Pemprov Sumbar untuk menghentikan truk-truk bertonase tinggi pengangkut batu pecah dari perusahaan tambang yang beroperasi di selatan Limapuluh Kota itu. (*)

Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 17 Juni 2020 - 08:20:13 WIB

    PT RBBE Bantu Warga Terdampak Covid-19

    PT RBBE Bantu Warga Terdampak Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Sebagai bentuk keseriusan serta kepedulian terhadap pencegahan dan pemutusan mata rantai peredaran Covid-19, PT Rizki Bukit Barisan Energi (RBBE) memberikan bantuan berupa masker, galon untuk cuci tangan se.
  • Selasa, 09 Juni 2020 - 21:48:24 WIB

    Dampak Pandemi Covid-19, Penerbangan di BIM Turun Drastis 59,49%

    Dampak Pandemi Covid-19, Penerbangan di BIM Turun Drastis 59,49% HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar mencatat, hanya ada 331 kali penerbangan domestik dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) selama April 2020. .
  • Senin, 08 Juni 2020 - 12:38:50 WIB

    Lagi, Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 Disalurkan Polda Sumbar

    Lagi, Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 Disalurkan Polda Sumbar HARIANHALUAN.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan sosial Polda Sumbar ini berjumlah 10 ton beras. Sebanyak 150 warga menerima ban.
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 13:25:50 WIB

    Bantuan untuk Dampak Covid-19 akan Menyisir Seluruh Agam

    Bantuan untuk Dampak Covid-19 akan Menyisir Seluruh Agam HARIANHALUAN.COM - Melengkapi beberapa jenis bantuan yang telah disalurkan Pemerintah dalam menghadapi Pandemi Covid-19 di Kabupaten Agam, Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan menyisir sekitar 32.733 Kepala Keluarga (KK) atau se.
  • Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:55:55 WIB

    Perkembangan Terkini Warga Sumbar yang Terdampak Covid-19 Hingga Sabtu 23 Mei

    Perkembangan Terkini Warga Sumbar yang Terdampak Covid-19 Hingga Sabtu 23 Mei HARIANHALUAN.COM - Warga Sumbar yang terdampak Covid-19 sudah memasuki angka 443 dengan penambahan lima orang lagi yang diumumkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Sabtu (24/5/2020) sore..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]