Waduh, Sampah Masker Berpotensi Mencemari Lingkungan


Rabu, 24 Juni 2020 - 07:25:32 WIB
Waduh, Sampah Masker Berpotensi Mencemari Lingkungan ilustrasi sampah masker

HARIANHALUAN.COM - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Muhammad Reza Cordova mengungkapkan, sampah alat pelindung diri (APD) seperti masker perlu diolah secara khusus. Menurutnya, masker secara alami sulit terurai dan berpotensi menjadi sumber mikroplastik baru yang mencemari lingkungan.

Sampah APD seperti masker itu dapat memberikan tekanan tambahan terhadap ekosistem lingkungan hidup. Ini akan mencemari lingkungan sekitar lalu mengundang penyakit. Jika mikroplastik dari sampah masker dimakan ikan dan terdapat mikroba patogen, terdapat risiko manusia memakan ikan yang sudah memiliki patogen dan logam berat.

Masker medis yang memiliki lapisan kapas akan cepat hancur di alam, tapi jika menggunakan polimer berbahan plastik maka penguraian secara alami akan relatif lebih lama. Itulah yang menjadi sumber mikroplastik yang baru. “Masker kain itu karakternya mirip dengan baju dan lebih sulit terurai. Yang relatif agak sedikit terurai lebih cepat itu sebenarnya sampah masker medis,” ujar Reza.

Tim peneliti sampah LIPI melakukan studi di dua muara sungai di Jakarta selama pandemi Covid-19, yaitu Cilincing dan Marunda, tempat di mana mereka melakukan penelitian jenis sampah pada 2016. Dengan bertambahnya penggunaan masker berbahan kain, seperti polyster, maka ada risiko munculnya sumber mikroplastik dari benang-benang tersebut.

Sampah APD, seperti masker, pelindung wajah, dan bahkan baju pelindung dalam jumlah signifikan di kedua lokasi itu, dari sebelumnya nihil pada Maret-April 2016 naik menjadi 16 persen saat periode yang sama pada 2020. Makanya, mengatur limbah medis yang dihasilkan oleh rumah sakit menjadi salah satu cara ampuh untuk mengatasinya.

Kemudian, sampah APD, seperti masker kain dan bedah yang dipakai masyarakat untuk beraktivitas, dikelola secara khusus dan tidak dibuang langsung. Limbah rumah tangga dengan orang dalam pemantauan (ODP), seperti masker dan baju pelindung, yang harus dikumpulkan dalam wadah tertutup dan dipisahkan dari sampah lain untuk dimusnahkan di fasilitas pengolahan limbah B3. 

"Masker yang telah digunakan orang sehat harus dipotong dan dikemas dengan rapat sebelum dimasukkan ke tempat sampah," tutupnya. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]