Jepang Punya Superkomputer Paling Cepat Sedunia, 1000 Kali Lipat Komputer Normal


Rabu, 24 Juni 2020 - 12:53:15 WIB
Jepang Punya Superkomputer Paling Cepat Sedunia, 1000 Kali Lipat Komputer Normal Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Superkomputer Fugaku dari Jepang diakui yang paling kuat dan cepat di dunia. Komputer yang dibuat Fujitsu ini membuat model untuk memerangi pandemi corona serta untuk kegunaan strategis lainnya.

Superkomputer Fugaku yang dikembangkan pusat riset ilmiah Jepang, RIKEN dan Fujitsu Ltd di Kobe, diakui sebagai komputer paling cepat dan paling kuat sedunia dalam TOP500 superkomputer dunia Senin (22/6). Fugaku menggeser posisi superkomputer AS Summit ke posisi kedua.

Teknologi chip superkomputer itu dipasok oleh Arm Ltd yang bermarkas di Inggris namun merupakan properti milik Softbank Group Corp Jepang. Fugaku punya kecepatan 415,6 petaflops atau sekitar 2,8 kali lipat lebih cepat dari Summit yang kecepatannya 148,6 petaflops, yakni performa kalkulasi perdetik dengan 15 nol di belakang digitnya. Superkomputer punya kecepatan 1000 kali lipat komputer normal.

“Untuk pertama kalinya sebuah superkomputer Jepang menjadi pemuncak TOP500 ranking supercomputer sekaligus peringkat HPCG, HPL-AI dan Graph500“, kata direktur RIKEN, Satoshi Matsuoka.

Membantu perangi pandemi corona
Fugaku, yang berarti gunung Fuji dalam bahasa Jepang kini sudah digunakan untuk memerangi pandemi Covid-19. Komputer membuat simulasi bagaimana droplets atau tetesan cairan tubuh menyebar di dalam ruang kantor yang dipasangi partisi penghalang atau di dalam kereta yang penuh sesak dengan jendela dibuka.

"Saya mengharapkan teknologi informasi paling mutakhir yang kami kembangkan, bisa berkontribusi pada kemajuan besar menghadapi tantangan sosial sulit seperti Covid-19,“ ujar Matsuoka dalam sebuah pernyataan.

Fugaku diperkirakan akan beroperasi sepenuh kapasitasnya mulai bulan April 2021 setelah proses pengembangan selama enam tahun.

Apa kegunaan superkomputer?
Menimbang kecepatan prosesing yang luar biasa, pemerintah biasanya menggunakan superkomputer untuk membuat simulasi ledakan nuklir usebagai pengujian senjata secara virtual. Para ilmuwan juga memanfaatkan superkomputer untuk membuat model sistem iklim dan riset bioteknologi.

Corporate executive officer Fujitsu Naoki Shinjo berharap Fugaku bisa menunjukkan efektifitas sangat tinggi dalam aplikasi dunia nyata. Shinjo juga menambahkan, harapan lainnya adalah superkomputer akan memainkan peranan dalam membentuk proyek masyarakat 5.0 di Jepang. Yakni sebuah masyarakat berbasis teknologi, yang menggabungkan kecerdasan buatan, big data dan intenet untuk mengembangkan masyarakat.(*)

 Sumber : republika /  Editor : Nova Anggraini
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 16 November 2019 - 22:33:25 WIB

    Karyawan Toyota Jepang Jajal Jalan Indonesia, Ini Tanggapannya

    Karyawan Toyota Jepang Jajal Jalan Indonesia, Ini Tanggapannya OTOMOTIF, HARIANHALUAN.COM - Setelah 4 hari menjajal jalan Indonesia tepatnya dari Jakarta ke Surabaya, tim Toyota 5 Continents Drive Asia 2019-2020 dari Toyota Motor Corp (TMC) mendapatkan beberapa data dan fakta. Hal yang m.
  • Rabu, 30 Oktober 2019 - 20:32:51 WIB

    Mobil Jepang Lebih Baik dari Mobil Amerika, Benar Nggak Sih?

    Mobil Jepang Lebih Baik dari Mobil Amerika, Benar Nggak Sih? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Popularitas mobil Jepang sudah tak perlu diragukan lagi di dunia. Mobil-mobil merek Jepang ini tak hanya jago kandang dan laris manis di berbagai negara. Bahkan di Amerika yang juga diketahui sebag.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]