Pesan KPK kepada Para Gubernur: Jangan Ada Lagi Korupsi 'Ketok Palu' APBD


Rabu, 24 Juni 2020 - 12:59:42 WIB
Pesan KPK kepada Para Gubernur: Jangan Ada Lagi Korupsi 'Ketok Palu' APBD Ketua KPK Firli Bahuri

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan ada sejumlah sektor yang rentan terjadi korupsi di pemerintahan daerah (Pemda), salah satunya soal pengesahan APBD. Firli meminta ke depan tidak ada lagi korupsi terkait pengesahan APBD di Pemda.

"Tolong saya ingin sekali lagi jangan ada lagi ketok palu dalam rangka pengesahan APBD Provinsi, Kabupaten dan Kota," kata Firli dalam diskusi daring yang disiarkan di Youtube KPK RI, Rabu (24/6/2020).

Diskusi daring itu dihadiri seluruh gubernur se-Indonesia. Diskusi dilakukan dengan tema 'Sinergi dan Efektifitas Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi'.

Firli lalu menceritakan pengalamannya ketika masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. Firli menyebut saat itu ada Pemda tetap melakukan korupsi terkait pengesahan APBD, meskipun sebelumnya sudah diingatkan langsung oleh pimpinan KPK.

"Dulu pernah terjadi waktu saya di Deputi Penindakan KPK, seketika pimpinan KPK datang suatu daerah di ingatkan jangan ada lagi uang ketok palu. Hari itu betul tidak ada, tapi yang terjadi setelah 3 hari kemudian yang punya palu menyampaikan kepada badan-badan eksekutif. Badan eksekutif katakan jangan ini nggak boleh kemarin pimpinan KPK datang ke sini. Apa jawabannya, dia bilang itu kan kemarin pak orang KPK sudah pulang. Jadi mohon maaf ini tidak boleh terjadi lagi," ungkap Firli.

Selain itu, Firli mengatakan sektor yang rawan terjadi di Pemda lainnya ialah terkait proses pengadaan barang dan jasa. Ia menyebut ada 21 gubernur dan 121 kabupaten/kota terlibat kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang ditangani KPK.

"Di pengadaan barang jasa tidak kurang dari 121 kabupaten/kota dan 21 gubernur terlibat kasus korupsi karena fee pengadaan barang jasa. Saya ingatkan kembali kami tidak ingin ada yang terjebak dalam kasus korupsi karena fee proyek itu," ujar Firli.

Tak hanya itu, menurut Firli masih banyak sektor-sektor yang rawan terjadi korupsi di Pemda antara lain terkait reformasi birokrasi khususnya di mutasi, rotasi dan rekrutmen pegawai; pemberian izin terkait dengan izin usaha hingga izin tambang; mark up proyek hingga terkait fee proyek. Ia berharap para gubernur mewaspadai sektor-sektor yang rentan terjadi korupsi tersebut.

"Pesan saya ke depan ada daerah-daerah rawan korupsi saya selalu ingatkan betul dan kami selalu menyampaikan pesan-pesan ini," tuturnya. (*)
 

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 13 Juli 2020 - 12:12:11 WIB

    Pesan Jubir Covid-19, Jangan Turunkan Masker ke Dagu, Termasuk saat Makan

    Pesan Jubir Covid-19, Jangan Turunkan Masker ke Dagu, Termasuk saat Makan HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengimbau agar masyarakat memperhatikan tata cara penggunaan masker secara benar. Dia berpesan agar masyarakat tidak menurunkan masker ke.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 16:09:00 WIB

    Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 47 Ribu Jiwa, Ini Pesan Yuri

    Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 47 Ribu Jiwa, Ini Pesan Yuri HARIANHALUAN.COM – Kasus konfirmasi positif Corona COVID-19 di Indonesia kembali bertambah. Hari ini, Selasa 23 Juni 2020 tercatat ada penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.052 kasus. Dari penambahan data kasu.
  • Selasa, 16 Juni 2020 - 21:09:01 WIB

    Berikut Deretan Pesangon Buat Karyawan Grab yang Kena PHK

    Berikut Deretan Pesangon Buat Karyawan Grab yang Kena PHK HARIANHALUAN.COM - Meskipun terpaksa harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 360 karyawannya, namun Grab memberikan pesangon dengan berbagai pilihan, mulai dari uang pesangon, hingga laptop kerja. Total pekerj.
  • Kamis, 11 Juni 2020 - 13:32:27 WIB

    Mulai Besok, Tiket Kereta Reguler Bisa Dipesan Online

    Mulai Besok, Tiket Kereta Reguler Bisa Dipesan Online HARIANHALUAN.COM -- PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) kembali mengoperasikan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dan KA lokal reguler secara bertahap untuk melayani masyarakat mulai besok, Jumat 12 Juni 2020..
  • Selasa, 09 Juni 2020 - 12:13:47 WIB

    Wapres Sebut Pesantren Lebih Aman daripada Sekolah Umum saat New Normal

    Wapres Sebut Pesantren Lebih Aman daripada Sekolah Umum saat New Normal HARIANHALUAN.COM - Wakil Presiden Indonesia Maruf Amin mengatakan pesantren lebih aman dibuka ketimbang sekolah umum saat era normal baru. Sebab, para santri pesantren tinggal di asrama dan kondisi itu membuat mereka tak bany.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]