Aturan Peserta UTBK-SBMPTN: Isolasi Diri Hingga Pakai Masker-Face Shield saat Tes


Rabu, 24 Juni 2020 - 15:33:07 WIB
Aturan Peserta UTBK-SBMPTN: Isolasi Diri Hingga Pakai Masker-Face Shield saat Tes Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gelombang pertama UTBK-SBMPTN 2020 akan diselenggarakan pada 5 Juni nanti. Di sisi lain, pandemi COVID-19 belum mereda. Peserta UTBK dianjurkan untuk mengisolasi diri supaya aman dari virus Corona.

"Sejak saat ini, kami mengimbau untuk bisa mulai isolasi, dalam tanda kutip, untuk menjaga diri sebaik-baiknya dan tidak berkumpul yang mengakibatkan peredaran COVID-19," kata Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih, dalam jumpa pers virtual LTMPT, Selasa (24/6/2020).

Peserta dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri 14 hari sebelum pelaksanaan UTBK. UTBK Gelombang 1 tinggal 11 hari lagi, dan UTBK Gelombang 2 masih sekitar sebulan lagi.

"Karena khawatir pas hari H nanti peserta menjadi tidak sehat sehingga tidak bisa mengikuti ujian," kata Nasih.

LTMPT menyatakan akan 100% mematuhi protkol kesehatan pencegahan virus Corona. Penyelenggaraan UTBK akan memperhatikan keselamatan peserta, panitia, pengantar-jemput peserta, hingga masyarakat.

Nantinya, jarak antarkomputer dalam lokasi tes akan diatur sejauh 1,5 meter. 40 komputer hanya digunakan oleh 20 peserta. Thermogun (alat pengukur suhu) disiapkan, berikut tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Para peserta juga diharuskan mengenakan masker, face shield, dan sarung tangan. Berikut ketentuannya.

Ketentuan untuk peserta:

- Hanya peserta yang sehat (bebas dari COVID-19) yang diperkenankan mengikuti UTBK
- Peserta dianjurkan untuk melakukan 'isolasi' mandiri mulai 14 hari sebelum pelaksanakan UTBK
- Sebelum berangkat, peserta diharuskan dalam kondisi bersih (dengan mandi dan cuci rambut) serta menjaga kebersihan
- Menyiapkan berbagai dokumen yang diperlukan agar dapat sampai pada tujuan dan melaksanakan ujian
- Peserta tidak diperkenankan 'mampir' ke tempat lain selain ke tempat UTBK
- Pengantar menurunkan peserta di drop zone dan tidak diperkenankan menunggu peserta di kampus
- Tidak berinteraksi dengan peserta lain
- Mengikuti protokol kesehatan mulai pengukuran suhu, cuci tangan, pakai masker, dan face shield, serta sarung tangan

Ketentuan penyelenggaraan:

- Ada surat izind ari pihak berwenang (Gugus Tugas/BPBD)
- Menyediakan infrastruktur dan prasarana yang dipersyaratkan seperti:
> drop zone
> alat pengukur suhu, hand sanitizer, masker dan sarung tangan serta faceshield cadangan
> ruang tunggu/transit yang memadai untuk physical distancing
> tempat cuci tangan dan toilet
- Menyediakan SDM untuk memastkan ditaatinya protokol kesehatan baik oleh peserta maupun pelaksana

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Juli 2020 - 14:59:31 WIB

    Aturan Segera Terbit, Pesepeda Wajib Pake Bel dan Spakbor

    Aturan Segera Terbit, Pesepeda Wajib Pake Bel dan Spakbor HARIANHALUAN.COM – Kementerian Perhubungan segera menyelesaikan aturan para pesepeda yang kian ramai di masa pandemi covid-19 ini. Rencananya, rancangan aturan menteri ini akan rampung akhir Juli dan diberlakukan pada Agust.
  • Ahad, 28 Juni 2020 - 20:58:39 WIB

    Pemerintah Siapkan Aturan Gowes di Jalan Raya

    Pemerintah Siapkan Aturan Gowes di Jalan Raya HARIANHALUAN.COM – Tren beraktivitas dengan menggunakan sepeda meningkat selama virus corona masih menyebar Indonesia, apalagi banyak yang beranggapan bahwa berkendara dengan menggunakan sepeda itu mura, dan cendung lebi.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:58:17 WIB

    Aturan Baru saat Berpergian, Wajib Tunjukkan Dokumen Ini

    Aturan Baru saat Berpergian, Wajib Tunjukkan Dokumen Ini HARIANHALUAN.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengeluarkan surat edaran Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa .
  • Rabu, 24 Juni 2020 - 17:34:11 WIB

    KPPU: 7 Maskapai Langgar Aturan Harga Tiket Pesawat

    KPPU: 7 Maskapai Langgar Aturan Harga Tiket Pesawat HARIANHALUAN.COM - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan bahwa 7 maskapai lokal telah melakukan pelanggaran penetapan harga tiket pesawat. KPPU menyatakan bahwa ada 7 maskapai yang terjerat pasal 5 UU no 5 tahun .
  • Senin, 22 Juni 2020 - 09:27:17 WIB

    Ini Aturan Baru Gaji Guru Honorer dari Nadiem Makarim

    Ini Aturan Baru Gaji Guru Honorer dari Nadiem Makarim HARIANHALUAN.COM - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dan pendidikan kesetaraan dipastikan dapat digunakan untuk mendukung kesiapan satuan pendidikan di masa kedaru.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]