Resesi Ekonomi : Cari Lowongan Kerja Bakalan Sulit


Rabu, 24 Juni 2020 - 15:47:46 WIB
Resesi Ekonomi : Cari Lowongan Kerja Bakalan Sulit Cari lowongan kerja bakalan sulit akibat corona

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Para pencari kerja di Indonesia bisa kesulitan mencari lowongan pekerjaan dalam beberapa bulan ke depan. Apalagi jika ekonomi benar-benar memasuki resesi.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dalam kuartal berjalan dan beberapa kuartal ke depan. Untuk kuartal II, ekonomi akan menyusut sampai minus 3,8%.

Menurut Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati, dampak dari resesi yang berpotensi paling dirasakan masyarakat adalah sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan, disusul dengan jatuhnya daya beli masyarakat karena berkurangnya pendapatan.

"Kenapa lapangan pekerjaan jadi susah (ditemukan)? Karena aktivitas-aktivitas ekonomi belum kembali normal," ujarnya, dilasnsir dari BBC Indonesia, Rabu (24/6/2020).

Dunia usaha sebelumnya mengungkapkan, begitu ada pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena masih harus memenuhi protokol Covid-19, maka pekerja-pekerja yang mereka rumahkan tidak full 100 persen mereka bisa pekerjakan kembali.

"Kemungkinan, untuk rata-rata industri, yang bisa mereka pekerjakan kembali tinggal 50%, artinya 50% sisanya ini, yang sudah terlanjur terdepak dari lapangan kerja ini, Mereka harus mendapatkan pekerjaan dari mana?" kata Enny.

Sementara itu, salah satu pekerja Dimas Aji Pratama mengungkapkan bahwa telah kehilangan pekerjaannya di sebuah ritel akibat pandemi Covid-19.

Pria berusia 24 tahun asal Purwokerto, Jawa Tengah tersebut baru bekerja selama kurang lebih dua bulan ketika dipanggil staf personalia untuk diberi surat Pemutusan Hubungan Kerja.

"Saya baru masuk dunia kerja, awal masuk Februari, terus dapat PHK akhir April," kata Dimas.

Dia tidak sendiri. Rekan-rekannya sesama peserta pelatihan manajemen di sebuah gerai ritel di Jakarta tersebut, dengan jumlah 42 orang, juga di-PHK secara bergiliran.

Setelah di-PHK, Dimas memutuskan kembali ke rumah orangtuanya di Purwokerto. Setelah Lebaran, Dimas menghabiskan waktu sehari-harinya untuk melamar pekerjaan, namun hingga kini belum mendapat panggilan.

"(Saya sudah melamar ke) Cukup banyak (perusahaan]), lebih dari 20," kata Dimas.

"Sampai saat ini masih belum ada kabar, karena saya juga baru mulai mencari pekerjaan lagi setelah Lebaran kemarin," sambungnnya.(*)

 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 April 2020 - 07:00:59 WIB

    IMF: Corona Seret Perekonomian Global ke 'Jurang' Resesi

    IMF: Corona Seret Perekonomian Global ke 'Jurang' Resesi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia telah menyeret perekonomian global ke 'jurang' resesi. Dana Moneter Dunia (International Monetary Fund/IMF) mengungkap virus corona telah membuat.
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 21:26:05 WIB

    Digempur Corona, Apakah Ekonomi Dunia Resesi?

    Digempur Corona, Apakah Ekonomi Dunia Resesi? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Perekonomian dunia benar-benar terpukul akibat penyebaran virus corona yang semakin masif. Pelaku pasar menilai tren pertumbuhan ekonomi global akan terhenti pada kuartal I-2020, dan tanda-tanda r.
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 00:38:20 WIB

    Resesi Dunia Diramal Datang 6 Bulan Lagi, Benarkah?

    Resesi Dunia Diramal Datang 6 Bulan Lagi, Benarkah? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Resesi ekonomi sedang membayangi sejumlah negara pada pertengahan tahun 2020. Sentimen ini kembali mencuat setelah Hong Kong merilis data pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan keempat 2019, pereko.
  • Selasa, 07 Januari 2020 - 15:19:59 WIB

    Resesi Melanda..? Produsen Susu Raksasa AS Bangkrut

    Resesi Melanda..? Produsen Susu Raksasa AS Bangkrut JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Borden Dairy Co, produsen susu raksasa dan salah satu yang tertua di Amerika Serikat (AS), menyatakan bangkrut. Perusahaan juga mengajukan pailit seiring dengan ketidakmampuannya membayar utang dan.
  • Ahad, 17 November 2019 - 11:24:47 WIB

    Seberapa Potensi Indonesia Alami Resesi? Begini Kata Pengamat Ekonomi

    Seberapa Potensi Indonesia Alami Resesi? Begini Kata Pengamat Ekonomi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengamat ekonomi Josua Pardede menilai potensi Indonesia mengalami resesi ekonomi tergolong kecil. Pasalnya, sebagian besar pertumbuhan ditopang sektor konsumsi rumah tangga yang masih kuat..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]luan.com