Bupati Pimpin Apel Gabungan Pedoman TNBPAC di Polres Padang Pariaman


Kamis, 25 Juni 2020 - 13:28:30 WIB
Bupati Pimpin Apel Gabungan Pedoman TNBPAC di Polres Padang Pariaman Bupati Ali Mukhni bersama jajaran Forkopimda usai apel gabungan di halama Mapolres setempat.

HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni memimpin Apel Gabungan dalam Rangka Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC) di Padang Pariaman pada Kamis (25/6/2020) di Polres Padang Pariaman. Dalam sambutannya, Ali Mukhni mengatakan, sejak mulai merebaknya Pandemi Covid-19, seluruh dunia bergerak bersama dalam penanggulangan serta pencegahan meluasnya wabah ini. 

Grafik jumlah korban sejak awal tahun terus meningkat. Tidak terkecuali di Padang Pariaman. "Sejak Maret lalu, bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,  Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dimana semua kegiatan pergerakan orang dan barang dihentikan sementara dan telah diikuti hingga7 Juni 2020 lalu," tuturnya.

Ia juga menambahkan sejak 8 Juni 2020 kemaren, bersama16 Kabupaten dan Kota lain di Sumatera Barat, Padang Pariaman sudah mulai menghentikan PSBB dan melaksanakan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. Tatanan Baru ini dilaksanakan dengan berbagai pertimbangan, terutama untuk menjamin keberlangsungan kegiatan masyarakat di berbagai bidang dengan penerapan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah langsung mengeluarkan Peraturan Bupati  tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid Virus Desease 2019 di Kabupaten Padang. Perbup tersebut mulai membuka secara terbatas berbagai sektor kegiatan masyarakat  dengan memperhatikan standar kesehatan pencegahan Covid-19 yakni, mencuci tangan dengan sabun, pakai masker, mengkonsumsi makanan bergizi dan menjaga jarak aman.

Bupati dua periode ini juga menambahkan untuk tahap awal, direncanakan penerapan Tatanan Normal Baru ini akan dilaksanakan sampai 28 Juni. Tentu, dalam pelaksanaan Tatanan Normal Baru ini perlu pendampingan atau pengawalan dari berbagai pihak, termasuk TNI Polri. Pengawalan ini perlu, untuk memastikan masyarakat mematuhi berbagai protokol kesehatan sehingga korban tidak terus meningkat. 

"Sampai saat ini kita dengar belum terjadi penurunan kasus. Yang ada malahan pelonjakan. Sumatera Barat sudah melebihi 700 kasus. Sedangkan di Padang Pariaman, per hari Rabu tanggal 24 Juni, kasus ODP mencapai 121 orang. PDP 51 dan terkonfirmasi positif 19 orang. Alhamdulillah, angka kesembuhan kita mencapai 70 persen dengan 13 orang sembuh, 1 meninggal dunia, 3 diisolasi Pemda dan 2 orang masih diisolasi di rumah," terangnya.

Ali Mukhni juga menuturkan terkait itu, tugas semua unsur Pemerintah Daerah, masyarakat, TNI dan Polri memastikan agar pelaksanaan protokol kesehatan dan tetap menjauhi kerumunan tetap dilaksanakan. Disamping itu, keharusan mempertegas sanksi bagi pelanggar harus ada. Penegakan aturan dan penerapan sanksi diharapkan mampu mencegah pelonjakan kasus covid.

Apel Gabungan ini dihadiri opeh Kapolres Padang Pariaman AKBP. Dian Nugaraha, Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Jonpriadi dan seluruh peserta apel. "Mari kita bersama melaksnakan berbagai usaha untuk menekan dan mencegah penyebarluasan pandemi," tutupnya. (*)

Reporter : Chairul /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]