Hasil Menurun, Anggota DPRD Sumbar Ini Bakar Semangat Petani di Kabupaten Solok


Kamis, 25 Juni 2020 - 16:48:08 WIB
Hasil Menurun, Anggota DPRD Sumbar Ini Bakar Semangat Petani di Kabupaten Solok Anggota Komisi V DPRD Propinsi Sumatera Barat Daswippetra Dt Mjj Alam membakar semangat petani di Kabupaten Solok.

HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi V DPRD Propinsi Sumatera Barat Daswippetra Dt Mjj Alam membakar semangat petani di Kabupaten Solok untuk membudidayakan cengkeh, kopi dan manggis dalam upaya menambah pendapatan rumahtangganya. Upaya membakar semangat petani itu disampaikan dalam tatap muka antara Daswippetra dengan sejumlah Ketua Kelompok Tani (Poktan) di Balai Penyuluhan (BPP) Koto Baru, Kabupaten Solok, Kamis (25/6/2020).

Menurutnya, jika dilihat di Kabupaten Solok, sudah banyak petani meninggalkan budidaya cengkeh, kopi dan manggis. Padahal, nilai jual dari komoditi itu sangat menggiurkan sekali. Harga cengkeh kering panen di pasaran mencapai Rp95 ribu perkilogram, padahal selama ini dari Kabupaten Solok produksi cengkeh sangat banyak. 

"Begitu juga kopi yang merupakan produk andalan, kopi bisa panen dua tahun setelah tanam. Kebutuhan biji kopi 6,5 ton pertahun, itupun tidak bisa dipenuhi petani di Kabupaten Solok," katanya.

Jika dilihat dari Pendapatan Domistik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat, sektor pertanian anjlok ke level 2,64%, sementara tahun 2016 cukup baik pada angka 6%. Melihat capaian itu, dia mengajak petani di Kabupaten Solok untuk bangkit membudidayakan cengkeh, kopi dan manggis. Untuk membantu petani membudidayakan itu, tahun depan akan dialokasikan dana Rp7 miliar. 

"Petani akan dibantu bibit dan pupuk, hasilnya silakan nikmati bersama keluarga. Dana Pokok Pikiran (Pokir) yang ada di komisinya dialokasikan untuk membangkitkan perekonomian petani," jelas Daswippetra.

Sedangkan, tahun 2020 ini juga dialokasikan dana Pokir untuk budidaya kopi, cengkeh dan manggis. Poktan yang sudah memasukan proposal segera direalisasikan. Namun, dia mengingatkan petani penerima agar menanam bibit tersebut dan jangan biarkan sampai mati ditumpuk di pekarangan rumah.

Sementara itu, Jepri salah seorang petani mengucapkan terima kasih atas perhatian Daswippetra pada petani di Kabupaten Solok. "Ini merupakan langkah maju karena menolehkan perhatian pada nasib petani," ulas Jepri. (*)

Reporter : Alfian /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]