Main Game Ini Bisa Dapat Bayaran Ratusan Juta


Kamis, 25 Juni 2020 - 21:15:26 WIB
Main Game Ini Bisa Dapat Bayaran Ratusan Juta Ilustrasi main game

HARIANHALUAN.COM - Salah satu cara untuk melepas penat saat harus bertahan di rumah karena pandemi adalah bermain PlayStation. 

Dengan bermain PlayStation, entah itu bermain seorang diri atau bersama anggota keluarga, bayaran yang kita dapatkan adalah rasa puas. 

Namun, pernahkah kamu membayangkan jika bermain PlayStation bisa mendatangkan penghasilan besar? 

Beberapa waktu lalu, Sony telah meluncurkan Bounty Bug Program, di mana mereka akan membayar pemain untuk meretas ke dalam sistem PlayStation dengan pembayaran mencapai hingga 50.000 dollar AS atau setara Rp 710 juta. 

Goeff Norton, Senior Director of Software Engineering di PlayStation, telah membuat pengumuman di blog resmi PlayStation. 

Pengumuman itu berbunyi, "keamanan produk kami adalah bagian mendasar dari menciptakan pengalaman luar biasa bagi komunitas kami." Program ini adalah bentuk kerja sama dengan perusahaan startup HackerOne, dan pemain akan diminta secara ilegal memasuki sistem operasi 

PlayStation 4, aksesoris, serta PlayStation Network (PSN). Mereka diharapkan bisa menemukan kelemahan sistem ini, agar perusahaan bisa memperbaikinya menjadi permainan yang benar-benar aman. 

Pemain yang berhasil meretas sistem dengan bug kritis akan dibayar dari 3.000 dollar AS, bug dengan tingkat keparahan tinggi 1.000 dollar AS, tingkat keparahan sedang 400 dollar AS, dan keparahan rendah 100 dollar AS. 

Angka pembayaran untuk penemuan bug pada PlayStation 4 lebih besar. Penemu bug kritis akan mendapat hadiah minimum 50.000 dollar AS. Kemudian, bug dengan tingkat keparahan tinggi bernilai 10.000 dollar AS, tingkat keparahan sedang bernilai 2.500 dollar AS, dan tingkat keparahan rendah bernilai 500 dollar AS. 

Sejauh ini, Sony telah membayar 173.900 dollar AS (sekitar Rp 2,4 miliar) dalam bentuk hadiah. Namun, mereka tidak memberi bayaran untuk bug yang ditemukan pada model PlayStation sebelumnya, PS Vita, PSP, atau perangkat lunak yang diterbitkan oleh pihak ketiga. (*)

 Sumber : kompas.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 08 Juni 2020 - 09:23:58 WIB

    Tunggu Tanggal Mainnya, WhatsApp Siapkan Fitur Penting

    Tunggu Tanggal Mainnya, WhatsApp Siapkan Fitur Penting HARIANHALUAN.COM - Aplikasi WhatsApp tampaknya akan merilis fitur kemampuan mengobrol di banyak perangkat. Banyak rumor mengenai tentang kapan pembaruan ini akan tiba. Dikutip dari WABetainfo menyebutkan fitur penting ini bis.
  • Selasa, 05 Mei 2020 - 19:15:33 WIB

    Ternyata, Ini Penyebab Main Game Sering Ngelag

    Ternyata, Ini Penyebab Main Game Sering Ngelag TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Masalah ngelag saat main game di ponsel merupakan kondisi yang menjengkelkan karena mengganggu keasyikan saat bermain. Lagging pada ponsel dipengaruhi oleh beberapa faktor. .
  • Rabu, 29 April 2020 - 07:49:48 WIB

    Google Hadirkan Permainan Lawas Fischinger untuk Anda yang Tetap di Rumah

    Google Hadirkan Permainan Lawas Fischinger untuk Anda yang Tetap di Rumah TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Google mengajak orang-orang untuk tetap berada di rumah atau stay at home dengan menghadirkan salah satu permainan populernya lewat doodle yang muncul di halaman utama pencarian pada hari ini, Rabu .
  • Senin, 30 Maret 2020 - 21:25:23 WIB

    Luar Biasa! Steam Pecahkan Rekor Jumlah Pemain di Waktu Berbarengan

    Luar Biasa! Steam Pecahkan Rekor Jumlah Pemain di Waktu Berbarengan TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Platform game Steam kembali memecahkan rekor yang dibuatnya sendiri dalam urusan jumlah orang yang online bersamaan, yaitu mencapai 23 juta orang pada Minggu malam (29/3/2020)..
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 07:35:29 WIB

    Biar Gak Bosan Work from Home, Coba Deh Main 6 Gim Ini

    Biar Gak Bosan Work from Home, Coba Deh Main 6 Gim Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Aktivitas belajar dan kerja dari rumah atau work from home (WFH) akibat merebaknya virus covid-19 atau corona, kerap menjenuhkan. Apalagi, aktivitas pokok yang direncakan telah tuntas..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]