Begini Respons BI Saat Diminta Berbagi Beban Bereskan Imbas Corona


Kamis, 25 Juni 2020 - 22:51:11 WIB
Begini Respons BI Saat Diminta Berbagi Beban Bereskan Imbas Corona Deputi Gubernur BI Destry Damayanti

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) kerap diminta untuk ikut berbagi beban (burden sharing) dalam menangani dampak wabah COVID-19. Permintaan itu belakangan sering terlontar dari anggota DPR.

Namun, ada juga pihak yang mempertanyakan, jika ikut berbagi beban maka independen BI luntur.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan, meski sebagai lembaga independen, BI juga merasa memiliki tanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan pandemi terhadap perekonomian.

"Karena kan kita ada di negara yang sama. Independensi iya, tapi yang kita hadapi kan negara dan bangsa Indonesia. Jadi otomatis BI sebagai satu lembaga yang ada di negara Indonesia ya tentunya kita pasti akan menanggung bersama-sama dengan pemerintah," ujarnya dalam acara webinar, Kamis (25/6/2020).

Namun, Destry tidak bisa mengungkapkan akan seberapa jauh BI akan terlibat dalam menanggung beban dari dampak yang ditimbulkan oleh wabah COVID-19.

"Tapi yang pasti akan tercapai suatu hal yang adil. Bagaimana kita bisa memberikan ketenangan kepada para investor juga. Jadi artinya semua terukur," tuturnya.

Meski begitu, BI sudah memastikan diri sebagai backup pemerintah jika sedang kekurangan dana. Salah satu caranya, BI akan membeli surat utang pemerintah melalui pasar lelang.

"Kami dengan pemerintah sudah punya nota kesepahaman bahwa dalam pembiayaan ini BI jadi backstop-nya lah. Jadi kalau memang dibutuhkan dananya, dicari di market juga susah, nah BI akan masuk. Tapi sejauh ini alhamdulilah marketnya bagus. Dari berapa kali lelang kan bagus terus hasilnya, selalu kelebihan permintaan," ucapnya.

"Hingga saat ini koordinasi antara pemerintah dan BI untuk pembiayaan APBN masih terus berjalan dan tentutnya BI masih bersama dengan pemerintah melakukan burden sharing," tambah Destry. (*)


 

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Juli 2020 - 15:37:31 WIB

    Kini Akta Kelahiran, Nikah, hingga KK Bisa Dicetak di Rumah, Begini Caranya

    Kini Akta Kelahiran, Nikah, hingga KK Bisa Dicetak di Rumah, Begini Caranya HARIANHALUAN.COM - Ditjen Dukcapil Kemendagri sejak awal Juli ini telah membuat kebijakan bahwa seluruh dokumen kependudukan kecuali e-KTP, dan Kartu Identitas Anak (KIA), bisa dicetak menggunakan kertas HVS. Dokumen kependud.
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:53:56 WIB

    Waspada, Begini Modus Baru Penculikan Anak

    Waspada, Begini Modus Baru Penculikan Anak HARIANHALUAN.COM – Delapan anak diduga menjadi korban penculikan oleh seorang pria tak dikenal, saat bermain di area Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Beruntung, seluruh korban akhirnya berhasil diselam.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 19:21:54 WIB

    Menteri Luhut Kasih Nasihat Buat Ibas Yudhoyono, Begini Isinya!

    Menteri Luhut Kasih Nasihat Buat Ibas Yudhoyono, Begini Isinya! HARIANHALUAN.COM - Dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyinggung keberadaan Edhie Baskoro Yudhoyo.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 15:31:17 WIB

    Begini Isi Nasihat Menteri Luhut ke Ibas Yudhoyono

    Begini Isi Nasihat Menteri Luhut ke Ibas Yudhoyono HARIANHALUAN.COM - Dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyinggung keberadaan Edhie Baskoro Yudhoy.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 12:25:35 WIB

    Begini Kronologi John Kei Bebas Bersyarat hingga Proses Pencabutan dari Ditjen Pas

    Begini Kronologi John Kei Bebas Bersyarat hingga Proses Pencabutan dari Ditjen Pas HARIANHALUAN.COM - John Refra alias John Kei bebas bersyarat pada Desember tahun lalu. Namun kini Ditjen Pemasyarakatan (Pas) Kemenkum HAM memproses pencabutan status pembebasan bersyarat (PB) tersebut karena John Kei di.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]