Menlu AS Sebut Indonesia dalam Ancaman Partai Komunis China


Jumat, 26 Juni 2020 - 07:01:37 WIB
Menlu AS Sebut Indonesia dalam Ancaman Partai Komunis China Presiden RI, Joko Widodo, bersama Menlu AS, Mike Pompeo. Foto: The Inside Stories

HARIANHALUAN.COM – Situasi Laut China Selatan diprediksi bakal terus memanas, seiring dengan aksi kampanye militer China di kawasan tersebut. Salah satu yang meradang adalah Amerika Serikat (AS), yang menganggap Partai Komunis China (CPC) adalah ancaman.

Dalam sebuah konferensi virtual Forum Brussels, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, memastikan bahwa pasukan Angkatan Bersenjata AS akan ditempatkan di sejumlah lokasi baru. 

Pengerahan ini ditegaskan Pompeo adalah bagian dari perlawanan terhadap ancaman Partai Komunis China. Setelah memastikan bahwa AS bakal melakukan transfer masif pasukan ke India, sejumlah negara Asia Tenggara juga dalam pengawasan militer AS.

Ternyata, salah satu yang disebut Pompeo adalah Indonesia. Selain Indonesia, ancaman Partai Komunis China juga dianggap bakal berakibat buruk untuk sejumlah negara lainnya, Filipina, Malaysia, dan Vietnam.

"Akan Ada tempat lain (alokasi pasukan Amerika). Saya baru saja berbicara tentang ancaman dari Partai Komunis China. (Ada) ancaman untuk India, Vietnam, Indonesia, Laut China Selatan, dan Filipina," ucap Pompeo dikutip dari VIVA Militer dari Hindustan Times, Jumat (26/6/2020).

"Kami berpikir bahwa itu adalah tantangan waktu bagi kami, dan kami memastikan kami punya sumber daya untuk melakukan itu (pengamanan)," katanya.

Akhir pekan lalu, pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah mengerahkan empat kapal perang ke Perairan Natuna. Dalam berita VIVA Militer, 19 Juni 2020, Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Ahmad Heri Purwono, memastikan pengerahan ini adalah respons TNI dari memanasnya tensi konflik di Laut China Selatan.

"Saat ini situasi meningkatnya tensi di Laut China Selatan ditandai dengan hadirnya kekuatan Angkatan Laut negara-negara yang berkepentingan menimbulkan kekhawatiran di negara-negara kawasan," kata Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono.

Empat kapal perang yang sudah siaga di Perairan Natuna adalah KRI KRI Bung Tomo 375, KRI Yos Sudarso 353, KRI Wiratno 379 dan KRI Bontang 907. (*)

 Sumber : Viva Militer /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:02:52 WIB

    Usai Pertemuan dengan Utusan Khusus AS, Menlu Pakistan Positif Virus Corona

    Usai Pertemuan dengan Utusan Khusus AS, Menlu Pakistan Positif Virus Corona HARIANHALUAN.COM - Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi pada Jumat mengatakan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona, beberapa hari usai mengelar pertemuan termasuk dengan utusan khusus AS untuk Afghanista.
  • Rabu, 06 Mei 2020 - 07:06:53 WIB

    Waduh! Stasiun TV China Sebut Menlu AS Tidak Waras

    Waduh! Stasiun TV China Sebut Menlu AS Tidak Waras JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Stasiun televisi pemerintah China, CCTV, menyebut pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, terkait asal-usul virus corona yang memicu pandemi Covid-19 tidak waras dan berusaha m.
  • Senin, 10 Februari 2020 - 15:32:14 WIB

    Kemenlu: Waspada Berpergian ke Singapura!

    Kemenlu: Waspada Berpergian ke Singapura! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memutuskan menaikkan status peringatan perjalanan ke Singapura menjadi Kuning. Meski tidak melarang, pemerintah meminta warga negara Indonesia yang sedang berada a.
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 11:29:06 WIB

    Kemenlu Imbau Seluruh WNI Jauhi Kota Ini

    Kemenlu Imbau Seluruh WNI Jauhi Kota Ini JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun, menyatakan sudah mengimbau seluruh warga Indonesia untuk mewaspadai penyebaran virus Corona jenis baru di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Sampai saat ini.
  • Senin, 16 Desember 2019 - 18:45:27 WIB

    Muslim Uighur Ditindas! Aneh, Kemenlu Maklumi China Bujuk Ormas Islam RI

    Muslim Uighur Ditindas! Aneh,  Kemenlu Maklumi  China Bujuk Ormas Islam RI JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Kementerian Luar Negeri menyatakan Indonesia menghormati mekanisme internal yang diterapkan China dalam menyelesaikan dugaan persekusi dan diskriminasi terhadap Muslim Uighur di China..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]