Waduh, Usulan IPDN Jadi Kampus Swasta Ditolak Kemendagri


Jumat, 26 Juni 2020 - 18:55:04 WIB
Waduh, Usulan IPDN Jadi Kampus Swasta Ditolak Kemendagri IPDN

HARIANHALUAN.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menolak usulan Komisi II DPR agar Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) menjadi perguruan tinggi swasta (PTS), karena anggaran Kemendagri tahun 2020 hingga sekitar Rp539 miliar. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar menilai usulan itu mengada-ada dan yang mengusulkan tidak paham tentang sejarah berdirinya sekolah penghasil pamong tersebut.

Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Demokrat Wahyu Sanjaya saat mengusulkan IPDN dijadikan institusi pendidikan tinggi swasta saat rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kamis (25/6/2020). "Saya pikir yang mengusulkan itu seperti tidak mengerti sejarah pemerintahan Indonesia, khususnya sejarah dibentuknya IPDN," kata Bahtiar yang juga Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dalam keterangannya, Jumat (26/6/2020).

Sekolah penghasil pamong itu diresmikan Presiden Soekarno pada 17 Maret 1956 di Malang, Jawa Timur. Tujuannya, membangun birokrasi pada awal kemerdekaan. "Jadi IPDN sama halnya ketika kepolisian membutuhkan polisi yang memiliki kualifikasi khusus, maka dibentuklah Akpol, atau saat TNI membutuhkan perwira-perwira dengan kualifikasi khusus, mereka dididik di Akmil, AAL, dan AAU," ujar Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik.

IPDN sendiri diusulkan lepas dari sekolah kedinasan di bawah Kemendagri, karena menyerap pagu anggaran APBN milik Kemendagri tahun 2020 hingga sekitar Rp539 miliar. Prestasi IPDN di bidang pendidikan belum pernah terdengar dan datang ke Komisi II DPR kalau ada masalah. Lulusannya terkesan eksklusif dan diutamakan untuk bisa diterima sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS). 

Padahal seleksi CPNS bersifat umum dan terbuka bagi semua warga negara, baik sekolah kedinasan, perguruan tinggi negeri, maupun swasta. “Jadi kita lepaskan saja, karena bisa saja suatu saat bisa dapat BLU atau PNBP (penerimaan negara bukan pajak) dari sana. IPDN jadi eksklusif ketimbang lulusan PTN atau PTS,” kata dia Wahyu Sanjaya, Kamis (25/6/2020). (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]