RI Krisis Pangan, Ini Titah Jokowi ke Prabowo, Erick & Basuki


Sabtu, 27 Juni 2020 - 22:16:49 WIB
RI Krisis Pangan, Ini Titah Jokowi ke Prabowo, Erick & Basuki Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Krisis Pangan menjadi persoalan serius yang sedang dihadapi Indonesia saat ini. Ketersedian pangan mulai menipis dampak dari penyebaran virus corona (covid-19) dan ini memang sudah menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk membangun swasembada pangan.

Ualam mencegah adanya krisis pangan, pemerintah berencana menjadikan Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai kawasan food estate. Presiden Joko Widodo memerintah jajaran menterinya untuk menggarap food estate bersama-sama. Mereka adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thorir.

Untuk diketahui, food estate adalah konsep pengembangan pangan yang dilakuka secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, dan perternakan di dalan suatu kawasan.

Basuki dihadapan anggota Komisi IV DPR mengatakan sebenarnya da tiga alternatif Provinsi yang akan dijadikan sebagai food estate. Yakni di Sumatera Selatan, Merauke dan Kalimantan Tengah.

"Diputuskan yang dipilih di Kalteng, eks lahan gambut. Tapi ini yang tidak ada gambutnya, ini adalah aluvial," kata Basuki di DPR, Rabu (24/6/2020).

Basuki menjelaskan, proyek ini bakal dikerjakan di sekitar Sungai Barito di atas lahan seluas 165 ribu hektar. Di kawasan tersebut, Basuki menjelaskan, sebenarnya terdapat potensi pembukaan lahan seluas 295.500 hektar, namun pihaknya kini masih fokus di 165 hektar.

Selama ini, lahan 165 hektar tersebut sudah pernah dibuka sebagai persawahan namun tak terawat dengan baik. Inilah yang akan dijadikan food estate.

"Jadi di bagian pinggir Sungai Barito sebanyak 165 ribu hektar. Di sana ada 165 ribu hektar eks kawasan gambut PLG yang berupa aluvial. Potensi wilayahnya 295.500 hektar, namun yang sudah dicetak sawah dan sudah ada jaringan irigasinya seluas 165 ribu hektare," bebernya.

"Dengan menggerakkan BUMN, Menhan juga termasuk untuk bisa ikut, karena menurut beliau, ini adalah program ketahanan non-militer," kata Basuki. (*)

loading...
 Sumber : CNBC Indonesia /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]