Sri Mulyani Akan Desain Ulang Bansos Supaya Tepat Sasaran


Ahad, 28 Juni 2020 - 12:24:27 WIB
Sri Mulyani Akan Desain Ulang Bansos Supaya Tepat Sasaran Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bappenas akan mendesain ulang atau menggabung berbagai program bantuan sosial (bansos). Hal ini dilakukan agar lebih akuntabel mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) hingga subsidi listrik dan LPG.

Menkeu menilai bahwa integrasi program ini akan membuat berbagai program bansos yang disalurkan Pemerintah akan lebih cepat dan tepat sasaran.

Berikut adalah fakta mengenai desain ulang program bansos yang dirangkum Okezone:

1. Integrasi bansos dengan subsidi

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bantuan sosial (bansos) ke masyarakat miskin saat ini masih terpencar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Seperti bantuan akses kesehatan dan subsidi listrik. Hal ini mengakibatkan, akuntabilitas program tersebut sulit untuk disinkronkan.

"Jadi kita ketahui ada belanja untuk keluarga miskin, seperti PKH, lalu bantuan untuk putra-putra dalam bentuk KIP, PIP, bentuk kartu sembako, bantuan akses kesehatan yakni PBI untuk JKN, dan juga berikan subsidi listrik, LPG. Hal ini sebabkan bantuan kita ke masyarakat miskin itu menjadi terfragmentasi, akuntabilitas juga tak bisa disinkronkan,” ujar Sri Mulyani.

2. Agar Tepat Sasaran

Menkeu menilai bahwa integrasi program ini akan membuat berbagai program bansos yang disalurkan Pemerintah akan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Ini perlu, sehingga masyarakat miskin dapat dengan terintegrasi. Belum bansos dari pemda, itu semua perlu kita tingkatkan dari sisi koordinasinya. Sehingga untuk ini kami dan Bappenas redesigning”, tambah Menkeu.

3. Perbaikan Kualitas Anggaran

Sri Mulyani menyebut desain ulang terhadap alokasi anggaran pada tahun 2021 diperlukan karena kualitas anggaran perlu diperbaiki. Salah satunya adalah dengan integrasi program. Hasil redesain penganggaran Kemenkeu adalah pengurangan dari 12 program menjadi 5 program.

“Dari berbagai tantangan semenjak adanya reform dan kebutuhan untuk memperbaiki kualitas anggaran, memunculkan inisiatif untuk melakukan redesigning sistem penganggaran,” tambah Menkeu.

4. Bansos Lebih Terukur

Menkeu berharap desain ulang RAPBN 2021 ini akan membuat program pemerintah lebih terukur dan sinergis sehingga membangun money follows program.

“Jadi tujuan kita untuk meredesain sistem penganggaran, adalah bagaimana bisa mengakselerasi apa yang sudah diinisiasi selama ini, yaitu membangun money really follows program," tutup Menkeu. (*)

 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]