Tren 1.000 Kasus Per Hari, Ekonom: Turunkan Dulu Kasus Corona Baru New Normal


Ahad, 28 Juni 2020 - 16:02:25 WIB
Tren 1.000 Kasus Per Hari, Ekonom: Turunkan Dulu Kasus Corona Baru New Normal Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tren kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 1.000 per hari ini. Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira menyarankan agar pemerintah tetap melanjutkan PSBB sebelum menerapkan new normal.

Jika penerapan new normal dilakukan dikhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus corona atau gelombang kedua virus corona.

"Sepertinya PSBB lebih baik dilanjutkan dan secara paralel baik jumlah stimulus maupun realisasi bantuan sosial ditingkatkan. Saat ini realisasi bansos belum mencapai 30%," kata Bhima kepada Okezone, Jakarta, Minggu (28/6/2020).

"Pemerintah juga perlu fokus menekan dulu angka kasus positif agar menurun," sambungnya.

Menurut Bhima, pemerintah harus cermat sebelum mengambil kebijakan new normal. "Pertama pemerintah tidak bisa menghalangi mobilitas dari daerah zona merah ke zona hijau. Kedua dengan pelonggaran nanti orang merasa kita back to normal, dan menyepelekan protokol kesehatan. Ah kan zona hijau ini sudah longgar. Padahal ada ketakutan gelombang kedua," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pemberlakuan kenormalan baru atau new normal di daerah harus dilakukan secara hati-hati, dan memerhatikan data serta fakta di lapangan.

"Tatanan baru tersebut harus dilakukan dengan hati-hati, merujuk pada data-data dan fakta-fakta lapangan," kata Jokowi.

Pemerintah mengumumkan penambahan pasien Covid-19 per Sabtu (27/6/2020) pukul 12.00 WIB. Hari ini pasien positif bertambah 1.385 orang. Dengan penambahan itu, total terdapat 52.812 kasus positif corona.

 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]