Sayur Bayam Bisa Sebabkan Asam Urat, Benarkah?


Ahad, 28 Juni 2020 - 19:28:55 WIB
Sayur Bayam Bisa Sebabkan Asam Urat, Benarkah? Ist

HARIANHALUAN.COM – Sayur bayam termasuk bahan makanan yang mengandung zat besi tinggi. Melansir Health Line, sekitar 3,5 ons (100 gram) bayam mentah bisa mengandung 2,7 mg zat besi, yang merupakan 15 persen kebutuhan zat besi harian.

Tak hanya itu, bayam juga termasuk bahan makanan yang mengandung vitamin C tinggi. Sementara, vitamin C sendiri dapat secara signifikan meningkatkan penyerapan zat besi.

Maka dari itu, mengonsumsi bayam yang mengandung zat besi tinggi sangat berguna untuk kesehatan, seperti:

Mencegah anemia

Meningkatkan kekuatan otot

Meningkatkan konsentrasi

Meningkatkan kekebalan tubuh

Mengurangi kelelahan

Mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan bagi anak-anak

Namun, karena dianggap mengandung purin tinggi, bayam kerap kali tidak dilirik oleh sebagian orang untuk dijadikan sebagai bahan makanan sehari-hari.

Purin adalah molekul yang ketika masuk ke dalam tubuh selanjutnya akan dimetabolisme menjadi asam urat.

Lalu, benarkah sayur bayam bisa menyebabkan asam urat?

Bayam mengandung purin sedang

Melansir Buku Makanan Sehat: Atasi Berbagai Penyakit (2013) oleh Rita Ramayulis, DCN., M.Kes., bayam termasuk bahan makanan yang mengandung purin sedang.

Kandungan purin dalam100 gram bayam yakni berkisar 9-100 mg. Jumlah kandungan purin tersebut termasuk yang tak bisa diabaikan.

Dengan begitu, siapa saja memang dianjurkan untuk membatasi konsumsi sayur bayam agar terhindari dari penyakit asam urat atau gout.

Sementara, bagi penderita asam urat, konsumsi purin dari makanan sebaiknya dibatasi kira-kira hanya 100-150 mg per hari.

Dalam Buku Keajaiban Antioksidan Bayam (2012) oleh Redaksi Health Secret, juga dijelaskan bahwa bayam bukan makanan yang cocok untuk penderita asam urat.

Bayam pasalnya mengandung zat purin dengan kadar cukup tinggi yang di dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat.

Untuk para penderita penyakit asam urat, kondisi ini dapat memicu kekambuhan penyakit dengan gejala nyeri di persendiran tangan dan kaki.

Dalam jumlah normal, purin sebenarnya tidak akan menimbulkan masalah. Namun, jika berlebih akan berdampak negatif terhadap kesehatan.

Bagi penderita asam urat, bayam bisa menyebabkan nyeri asam urat kambuh. Gangguan ini ditandai dengan kenaikan kadar asam urat dalam darah lebih dari 7 mg/dl.

Naiknya kadar asam urat pada penderita penyakit gout disebabkan oleh kelainan metabolisme purin.

Gejala yang tumbul tidak lain yakni berupa rasa nyeri karena penumpukan kristal asam urat pada sendi yang disebut tophy.

Tak hanya penderita asam urat, penderita rematik juga disarankan untuk membatasi konsumsi bayam karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan.

Selain bayam, terdapat beberapa sayuran lain yang patut diwaspadai para penderita asam urat karena mengandung purin sedang.

Berikut ini beberapa sayuran tersebut:

Kembang kol

Asparagus

Jamur

Kangkung

Daun singkong

Daun dan biji melinjo

Kacang polong

Buncis

Selain membatasi atau meghindari konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi, para penderita asam urat juga disarakan untuk mengurangi asupan lemak, seperti margarin, mentega, dan gorengan karena lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat.

Para penderita asam urat juga dianjurkan untuk memperbanyak minum air guna membantu pengeluaran asam urat. Setidaknya, orang dewasa dengan asam urat dianjurkan minum air putih minimal lebih dari 2 liter per hari. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 18 Mei 2020 - 14:55:25 WIB

    Tak Banyak yang Tahu, 5 Sayuran Ini Bisa Jaga Kesehatan Otak

    Tak Banyak yang Tahu, 5 Sayuran Ini Bisa Jaga Kesehatan Otak HARIANHALUAN.COM -- Terdapat beberapa jenis sayuran yang dianggap baik untuk kesehatan otak. Apabila dikonsumsi, bahan makanan alam itu pun dapat memasok berbagai zat gizi yang diperlukan untuk menjaga fungsi optimal otak..
  • Jumat, 17 April 2020 - 14:55:39 WIB

    Bisakah COVID-19 Hidup di Sayuran dan Buah?

    Bisakah COVID-19 Hidup di Sayuran dan Buah? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus corona COVID-19 memang menimbulkan berbagai ketakutan. Termasuk ketakutan tentang apakah virus corona SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19 bisa hidup di makanan atau tidak..
  • Senin, 30 Maret 2020 - 20:08:37 WIB

    Ternyata! Ini Alasan Buah dan Sayur Tak Boleh Dicuci dengan Sabun

    Ternyata! Ini Alasan Buah dan Sayur Tak Boleh Dicuci dengan Sabun HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Tak semua barang dan benda mesti dicuci dengan sabun untuk mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19. Buah dan sayur tak boleh dicuci dengan sabun karena sejumlah alasan. Sabun mengandung b.
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 22:11:25 WIB

    Cegah Infeksi Virus, Sayur dan Buah Ini Bisa Bantu Perkuat Imun Tubuh

    Cegah Infeksi Virus, Sayur dan Buah Ini Bisa Bantu Perkuat Imun Tubuh JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Infeksi virus Corona (Covid-19) dapat mengakibatkan penyakit serius pada sistem pernapasan manusia, khususnya bagi mereka yang sistem kekebalan tubuhnya lemah. Oleh sebab itu, menguatkan sistem imu.
  • Senin, 23 Maret 2020 - 19:40:59 WIB

    Pasar Tutup dan Tak Ada Tukang Sayur, Ini Cara Dapatkan Bahan Segar

    Pasar Tutup dan Tak Ada Tukang Sayur, Ini Cara Dapatkan Bahan Segar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beberapa penjual sayur dan pasar tradisional mulai mengurangi aktivitas. Lalu bagaimana supaya kebutuhan bahan segar bisa tercukupi?.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]