Taslim Kader PAN Jadi Kandidat Terkuat di Pilbup Agam 2020


Ahad, 28 Juni 2020 - 20:17:53 WIB
Taslim Kader PAN Jadi Kandidat Terkuat di Pilbup Agam 2020 Taslim.

HARIANHALUAN.COM - Mantan Anggota Komisi III DPR RI Taslim Chaniago menjadi kandidat terkuat dalam bakal calon Bupati Agam yang akan diusung oleh partainya. Taslim merupakan kader PAN yang teruji berbuat untuk partainya serta memiliki kapasitas yang tidak diragukan lagi.

Seperti diketahui, Taslim Chaniago lahir dan besar di PAN, berhubungan dengan hal tersebut makanya partai PAN mengusung Taslim untuk berlaga pada pesta demokrasi 2020. Nantinya, Taslim diharapkan mampu mensejahterahkan masyarakat serta pembangunan akan lebih baik lagi, karena ia memiliki visi misi yang jelas serta punya jaringan dilevel nasional.

Berbicara mengenai bakal calon Bupati Agam, Taslim lahir di Baso, Agam 11 September 1970, sekitar 49 tahun silam, ia bergelar Datuak Tambogo atau dikenal Taslim Chaniago. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Sumbar periode 1999-2004 dan 2004-2009, kemudian menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari Pantai Amanat Nasional (PAN).

Taslim mempunyai seorang istri bernama Dian Evany Martha dan anak bernama Muhammad Hafizh serta Anandita. Taslim merintis karir politiknya mulai dari menjadi Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM-PAN) Sumbar yang pertama di awal reformasi tahun 1999, kemudian menjadi bendahara dan sekretaris DPW PAN Sumbar.

Taslim duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPR-RI, tetapi kemudian ia mengundurkan diri dari badan tersebut karena merasa tidak nyaman dengan besarnya anggaran untuk biaya rehabilitasi ruangan Banggar DPR-RI. Ia juga takut terseret kasus penggelembungan dana rehabilitasi tersebut.

Langkah yang diambilnya itu menjadi sorotan media ditengah-tengah langkanya sikap seperti itu di masa sekarang ini. Tidak lama setelah pengunduran dirinya kasus itu pun mencuat kepermukaan, dan rekannya sesama dari Partai Amanat Nasional, Wa Ode Nurhayati terseret kasus tersebut yang dikemudian hari dijadikan terdakwa. Wa Ode Nurhayati dijerat dengan tuduhan korupsi dalam kasus Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID), yang menurut Taslim tidak masuk akal karena banyak pelaku lain yang tidak tersentuh.

Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang bertugas mengurusi bidang Hukum, Keamanan, dan HAM, ia juga pernah berkomentar mengenai temuan survey yang menyatakan DPR RI adalah lembaga terkorup. Ia menyatakan bahwa budaya korupsi tidak terlepas dari kebutuhan yang mendesak dan pelakunya merasa aman.

Selain itu, Taslim juga dipercaya sebagai Ketua IKA (Ikatan Alumni)  Unand  Jabodetabek. Ia menamatkan pendidikan tingginya di Universitas Andalas, setelah menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri IV Angkat Candung, Agam. (*)

Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]