Syarat PPDB 2020 Menuai Protes, Mulai dari Zonasi hingga Batas Usia


Senin, 29 Juni 2020 - 15:16:37 WIB
Syarat PPDB 2020 Menuai Protes, Mulai dari Zonasi hingga Batas Usia Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi.

HARIANHALUAN.COM - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 tingkat SD telah dibuka. Calon peserta didik dapat mendaftar melalui beberapa jalur yang telah disediakan. Mulai dari sistem zonasi, perpindahan orang tua, akselerasi, hingga prestasi. Namun, sekarang ini pemerintah mengeluarkan peraturan baru terkait PPDB 2020, yaitu sistem zonasi dengan syarat usia.

Dikeluarkannya peraturan tersebut, banyak orang tua yang merasa keberatan dan menuai protes. Walaupun mendapat protes dari orang tua, peraturan tersebut akan tetap diterapkan. Karena menurut pemerintah syarat tersebut sudah sesuai dengan Permendikbud No.17/2017 maupun Permendikbud No.44/2019 dan terlalu mepet dengan waktu bila kebijakan diubah kembali.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan penerimaan calon peserta didik baru saat ini menggunakan syarat usia. Ia menerangkan jika penerimaan melalui jalur perpindahan orang tua maka kuota yang tersedia hanya sedikit. "Apabila pendaftar banyak melalui jalur perpindahan orang tua, maka maksimalnya yang diterima hanya lima persen. Kalau ada 32 orang maka seleksinya berdasarkan ranking, dari umur paling tinggi," katanya, Senin (29/6).

Jika peserta didik hanya mendaftar melalui satu jalur saja maka sekolah tersebut hanya bisa menerima sesuai kuota yang tersisa. Habibul menjelaskan jika terdapat lima siswa maka hanya itu yang diterima, sementara yang lainnya bisa memilih sekolah pada tahap dua. Syarat umur yang diterapkan tersebut untuk PPDB tingkat TK minimal berumur lima tahun atau paling rendah empat tahun untuk kelompok A. 

Kemudian, berusia enam tahun atau paling rendah lima tahun untuk kelompok B. Bagi PPDB tingkat SD syaratnya berusia tujuh tahun sampai dengan dua belas tahun atau paling rendah enam tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan. "Pengecualian bagi siswa yang memiliki potensi kecerdasan atau bakat istimewa tapi harus disertai dengan surat dari psikolog profesional," terangnya. (*)

Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]