Kasus Korupsi Lapangan Merdeka, Walikota dan Wakil Walikota Solok Diperiksa di Pengadilan Tipikor Padang


Senin, 29 Juni 2020 - 17:51:25 WIB
Kasus Korupsi Lapangan Merdeka, Walikota dan Wakil Walikota Solok Diperiksa di Pengadilan Tipikor Padang Pengadilan Tipikor Padang.

HARIANHALUAN.COM - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang menghadirkan Walikota Solok Zul Elfian dan Wakil Walikota Solok Reinier terkait dugaan korupsi pembangunan Tribun Lapangan Merdeka Solok, Senin (29/6/2020). Dugaan korupsi tersebut menjerat mantan Kepala Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Solok Jaralis dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Syofia Handayani.

Diketahui, tersangka Syofia Handayani merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Dinas Perkim dan sebagai PPK Proyek pembangunan Tribun Lapangan Merdeka Kota Solok. Sementara, terdakwa Jaralis saat itu bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA). Dalam pengerjaan proyeknya, diduga telah terjadi penggelembungan (mark up) terhadap volume pekerjaan. 

Sedangkan, Syofia bersama Jaralis diduga kuat menyetujui bobot pekerjaan yang diajukan oleh pelaksana proyek sebesar 93,00 persen. Hasil dari pemeriksaan lapangan oleh konsultan pengawas, progres pekerjaan baru 84,304 persen. Selanjutnya, terdakwa tidak memutus kontrak pekerjaan saat pelaksana tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan. 

Meski sudah diberikan tenggat waktu penyelesaian pekerjaan sampai 50 hari kerja, kontrak baru diputuskan setelah melewati 50 kerja dan jaminan pelaksanaan tidak bisa dicairkan lagi. Akibat perbuatan terdakwa, negara mengalami kerugian sebesar lebih kurang Rp1.038.072.053. 

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal primer yakni pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18, Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 juncto pasal 55 ayat 1 KUHP. 

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Donny Haryono Setiawan mengatakan, terdakwa Syofia Handayani adalah sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Dinas Perkim dan sebagai PPK Proyek pembangunan Tribun Lapangan Merdeka Kota Solok. "Sedangkan Jaralis saat itu bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA) dan untuk berkas keduanya terpisah atau split," ujar Donny didampingi Kasi Intel Ulfan Yustian Arif.

Hingga berita ini diturunkan, Walikota dan Wawako masih menjalankan pemeriksaan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Padang dan belum memberikan statemen terkait pemeriksaannya. (*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]