Penyuluh Pertanian Curhat Soal Honor di Bawah UMR Ke Ketua DPRD Sumbar


Senin, 29 Juni 2020 - 21:22:15 WIB
Penyuluh Pertanian Curhat Soal Honor di Bawah UMR Ke Ketua DPRD Sumbar Sebanyak 30 orang penyuluh pertanian di Kota Payakumbuh, bertatap muka langsung dengan Ketua DPRD Sumbar pada Senin (29/6/2020)

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 30 orang penyuluh pertanian di Kota Payakumbuh, bertatap muka langsung dengan Ketua DPRD Sumbar pada Senin (29/6/2020). 

Pertemuan yang berlangsung diaula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)  tersebut, juga dihadiri Sekretaris Dinas Pertanian Sumbar serta Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh.

“Alhamdulillah, ini sangat langka, bisa bertatap muka langsung dengan Ketua DPRD Sumbar. Dalam pertemuan ini, fokus menyampaikan menyangkut masalah pertanian dan memperkuat penyuluh melalui regulagi untuk meningkatkan hasil tani pada masyarakat. Dan juga sebagai sinergi program antar pertanian di Sumbar dengan daerah,”terang Depi Sastra Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh.

Dikatakan Depi, di Kota Payakumbuh sendiri terdapat 94 orang penyuluh pertanian. Yaitu terdiri dari 30 berstatus ASN, 19 Tenaga Harian Lepas dan sisanya merupakan penyuluh swadaya. Kemudian, untuk kelompok tani, terdapat sebanyak 289 kelompok.

“Satu penyuluh, rata-rata mengkoordinatori 10 sampai 15 kelompok tani. Jumlah penyuluh ini dengan jumlah kelompok tani sebenarnya tidak imbang. Ini salah satu permasalahan yang kita hadapi,”ucapnya. 

Kemudian, satu persatu penyuluh pertanian menyampaikan aspirasi ke Supardi. Yaitu terkait honor bagi Thl yang jauh dari UMR serta berharap adanya dana talangan dari Pemprov Sumbar untuk membantu petani penghasil komoditi unggulan yang rugi panen.

Terkait itu, Ketua DPRD Sumbar akan berupaya mewujudkan keluhan dari penyuluh pertanian di lapangan tersebut. Kata Supardi, untuk honor Thl, memang seharusnya ada tambahan dari pemerintah di propinsi. 

“Tanggung jawab penyuluh yang Thl ini memang berat, mereka juga sebagai ujung tombak dalam meningkatkan hasil pertanian.  Tetapi honor yang mereka terima memang jauh dari UMR. Karena itu ini perlu kita perhatikan secara serius,”terang Supardi. 

 

Terkait dana talangan, sudah ada upaya yang dilakukan dirinya yaitu dengan membentuk pinjaman lunak  tanpa bunga  dan tanpa administrasi yang berbelit. 

“Program pinjaman lunak bagi petani ini, sudah kita bicarakan dengan BI serta OJK. Ada sekitar 5600 petani yang bisa dipinjamkan melalui program ini. Tetapi harus ada juga komitmen  dari kota kabupaten dalam membantu petani. Selain  itu  kita masih menunggu regulasi yang pas untuk pinjaman lunak Pemprov ini,” kata Supardi.

Selain itu, Supardi mengakui banyak program-program pertanian di Sumbar yang tidak terealisasi. Hal itu disebabkan banyaknya anggaran tersedot untuk penanggulangan Covid-19. 
“Sebenarnya, tahun ini pertanian adalah prioritas utama kita di DPRD. Sudah ada anggaran yang disediakan. Tetapi, karena pandemik Covid, anggaran banyak tersedot kesana,”ucap Supardi.

Kata Supardi, Sumbar saat ini sedang dalam keseriusan memikirkan pasca pandemik. Terutama fokus ke new normal termasuk masalah pertanian. 
“Pertanian, telah menyelamatkan masyarakat.Yang tidak terlalu tergerus oleh Covid adalah sektor pertanian. Karena itu, pertanian perlu diperkua,”katanya.

Ketua DPRD Sumbar tersebut mengatakan, DPRD sudah menyusulkan recofusing dalam peningkatan kemandirian termasuk untuk pertanian “Recofusing ekonomi benar-benar terdata, pertanian mendapatkan prioritas di DPRD untuk bisa lebih terkonsentrasi pada anggaran perubahan 2020 nanti,” kata Supardi. 

Kemudian, politisi Gerindra tersebut akan membawa seluruh masukan serta keluhan dari penyuluh-penyukuh pertanian untuk di bahas di DPRD Sumbar. (*)

Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 14:25:43 WIB

    Konco Arek Sahati Laksanakan Sunatan Massal Gratis dan Penyuluhan Antisipasi Corona di Mentawai

    Konco Arek Sahati Laksanakan Sunatan Massal Gratis dan Penyuluhan Antisipasi Corona di Mentawai MENTAWAI,HARIANHALUAN.COM-Para aktivis dan relawan Yayasan Konco Arek Sahati (Koarsa) melaksanakan aksi amal dan kemanusian di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar.  .
  • Rabu, 26 Februari 2020 - 14:26:52 WIB

    Pasaman Kekurangan Tenaga Penyuluh Kehutanan

    Pasaman Kekurangan Tenaga Penyuluh Kehutanan PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pemangkuan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman Raya, Yandesman mengatakan, ketersediaan tenaga penyuluh kehutanan di Kabupaten Pasaman sangat minim, ji.
  • Kamis, 11 Juli 2019 - 17:58:47 WIB

    Penyuluh Agama Bukittinggi Dinilai Provinsi

    BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Dua orang Penyuluh Agama Islam Kota Bukittinggi, masuk nominasi terbaik pada penilaian Penyuluh Agama Islam (PAI) Teladan Tingkat Provinsi Sumbar tahun 2019. Dua orang penyuluh itu yakni Ros.
  • Rabu, 15 Mei 2019 - 15:41:08 WIB

    Penyuluh Teladan Kabupaten Solok Melaju ke Sumbar

    Penyuluh Teladan Kabupaten Solok Melaju ke Sumbar AROSUKA, HARIANHALUAN.COM — Pimpinan Pondok Alquran Al Kautsar Tanjung Balik Nofriman, S.Ag terpilih untuk mewakili Kabupaten Solok pada Lomba Penyuluh Agama Islam Teladan Fungsional dan Non PNS Tingkat Sumatera Barat Tahun.
  • Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:55:48 WIB

    Balai Bahasa Sumbar Gelar Penyuluhan Bahasa di Haluan

    Balai Bahasa Sumbar Gelar Penyuluhan Bahasa di Haluan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Balai Bahasa Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan penyuluhan bahasa Indonesia kepada wartawan Haluan di kantor media tersebut, Kompleks Lanud, Tabing, Padang Senin (22/10). Balai Bahasa Sumbar menggela.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]