Mahasiswa Kukerta UNRI Serahkan Face Shield Buatan Sendiri ke Puskesmas Lubuk Buaya


Selasa, 30 Juni 2020 - 18:55:02 WIB
Mahasiswa Kukerta UNRI Serahkan Face Shield Buatan Sendiri ke Puskesmas Lubuk Buaya Mahasiswa Relawan Covid-19 Kukerta UNRI menyerahkan bantuan face shield ke Puskesmas Lubuk Buaya.

HARIANHALUAN.COM - Tim Relawan Covid-19 Kecamatan Koto Tangah yang terdiri dari mahasiswa Universitas Riau (UNRI) menggelar serah terima Alat pelindung diri (APD) berupa face shield untuk Puskesmas Lubuk Buaya, Kamis (18/6/2020) lalu. Uniknya, face shield yang diserahkan ini adalah hasil karya dari para mahasiswa tersebut. 

Muhammad Hafidz Adrian dari Fakultas Hukum yang merupakan Ketua Tim Relawan Covid-19 Kukerta UNRI menyebut, faceshield tersebut memang sengaja diproduksi sendiri oleh para mahasiswa untuk kemudian diberikan kepada para petugas medis di Puskesmas Lubuk Buaya dan tim medis Kecamatan serta Kelurahan sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran melalui droplet.

Penyerahan face shield tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Puskemas Lubuk Buaya, Lurah Lubuk Buaya dan Lurah Batang Kabung Ganting. Mereka sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa tersebut dan mengucapkan mengucapkan terimakasih karena APD tersebut sangat berguna bagi tim medis untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Tim relawan Covid-19 UNRI Koto Tangah ini sendiri terdiri dari 9 orang yang dibimbing oleh dosen pembibing lapangan (DPL) Dr. Said Zul Amraini, kemudian Muhammad Hafidz Adrian (Hukum) selaku ketua kelompok, Annisa Safira Finastri(Hukum), Muhammad Naufal Asshidiqie(Hukum), Farhans Darenra(Hukum), Indra Agusman (Teknologi Hasil Perikanan).

Kemudian, Nabilla Syima Putri (Ilmu Kelautan), Defri Oktaviardi (Kimia), Shyntia Sukma Prananda (Kimia) dan Salma Rahadatul Aisy (Pendidikan Matematika). Semua tim tersebut merupakan relawan Covid-19 Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Mahasiswa Universitas Riau (UNRI).

Sekilas, dikutip dari jurnal J Occup Environ Hyg pada tahun 2014 yang berjudul "Efficacy of Face Shields Against Cough Areosol Droplets from a Cough Simulator" dengan penelitian yang dilakukan dalam skala kecil di lingkungan rumah sakit, para peneliti mengukur bagaimana face shield bisa melindungi tenaga medis dari virus flu. 

Dalam simulasi, face shield mampu mengurangi paparan virus secara langsung sebesar 96 persen ketika seseorang berada dalam jarak 45 sentimeter dari sumber batuk. Ketika simulasi ini diulang dalam jarak physical distancing yang disarankan, yakni sekitar 183 sentimeter, virus yang kemungkinan dihirup oleh penggunanya dapat berkurang hingga 92 persen. (*)

 Sumber : istimewa /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]