Korupsi Bansos Covid-19, Mantan PPK Kemensos Matheus Joko Santoso Divonis 9 Tahun Penjara

- Rabu, 1 September 2021 | 22:50 WIB
Mantan PPK Kemensos Matheus Joko Santoso /SINDOnews)
Mantan PPK Kemensos Matheus Joko Santoso /SINDOnews)


HARIANHALUAN.COM -Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kementerian Sosial (Kemensos), Matheus Joko Santoso divonis 9 tahun penjara dan didenda Rp450 juta subsidair enam bulan kurungan terkait korupsi Bansos Covid-19.

Baca Juga: Skandal Korupsi Asabri, Ini 5 Orang Direktur Perusahaan yang Diperiksa Kejagung

Hukuman dijatuhkan terhadap anak buah Juliari Peter Batubara oleh Majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga: Ini Kata Pakar Hukum Terkait Vonis 12 Tahun Penjara Juliari Batubara

Selain pidana pokok, Matheus Joko Santoso juga dijatuhkan hukuman tambahan yakni, berupa kewajiban untuk membuat uang pengganti sebesar Rp 1.560.000.000. Apabila tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan hukuman kurungan satu tahun dan enam bulan penjara.

Matheus Joko bersama mantan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Bansos Covid-19 di Kemensos, Adi Wahyono dan belas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara terbukti menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar.

Puluhan miliar uang suap untuk Juliari Batubara berkaitan dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19. Diantaranya yakni, PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude hingga PT Tigapilar Agro Utama. Juliari dinilai memotong Rp 10 ribu dari setiap paket pengadaan bansos.

"Mengadili, menyatakan Tedakwa Matheus Joko Santoso terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama dan berlanjut pada dakwaan alternatif kesatu Penuntut Umum," kata Ketua Majelis Hakim, M Damis saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (1/9/2021), malam dilansir dari okezone.com

Majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan, perbuatan Matheus Joko Santoso yang merupakan mantan anak buah Mensos Juliari Peter Batubara tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Perbuatan terdakwa dilakukan dalam keadaan darurat bencana non alam yaitu wabah Covid-19," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Andalas Santri's Camp di Padang Panjang Resmi Ditutup

Sabtu, 27 November 2021 | 14:15 WIB

Masjid di Padang Bakal Ramah Anak

Sabtu, 27 November 2021 | 07:37 WIB

Wako Fadly Amran Sampaikan Ranperda APBD 2022

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB
X