115 Pulau Sedang dan Kecil di Indonesia Terancam Tenggelam, Ada yang di Pantai Barat Sumatera

Nova Anggraini
- Jumat, 17 September 2021 | 00:25 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Eddy Hermawan mengatakan 115 pulau sedang dan kecil di Indonesia terancam hilang atau tenggelam akibat naiknya permukaan air laut.

"Jangan terkecoh dengan kawasan Pantura saja, jangan terkecoh dengan Jakarta saja, apa yang akan terjadi di tahun-tahun berikutnya, inilah 115 pulau-pulau sedang dan kecil ini bisa tenggelam," kata Eddy dalam diskusi virtual Ancaman Tenggelamnya Kota Pesisir Pantai Utara Jawa, Apa Langkah Mitigasinya? di Jakarta, Kamis.

Eddy berharap perhatian juga tertuju pada pulau-pulau sedang dan kecil di Indonesia seperti daerah wisata termasuk Bali dan Nias dan pulau-pulau lain termasuk di sepanjang pantai barat Sumatera yang juga terancam tenggelam. Sehingga tidak hanya terpaku pada persoalan terancamnya Jakarta atau kota pesisir di Pantai Utara Jawa saja.

"Tidak hanya Jakarta yang terancam, pulau-pulau kecil juga terancam," tuturnya dilansir liputan6.

Menurut Eddy, kenaikan air laut tersebut disebabkan perubahan iklim dan penurunan muka tanah sehingga perlu kombinasi upaya mitigasi dan adaptasi ke depannya agar tidak kehilangan pulau-pulau tersebut.

"Tidak hanya pemanasan global, penurunan muka tanah juga merupakan kontributor cukup besar yang menyebabkan Jakarta menjadi terendam," ujarnya.

Ia menyarankan untuk lebih mengutamakan langkah-langkah yang memprioritaskan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan seperti penanaman mangrove dan reboisasi serta menghasilkan dan menerapkan inovasi yang bisa menjadi solusi terhadap masalah itu.

Eddy menuturkan hasil simulasi menunjukkan kenaikan permukaan air laut akan menutupi Jakarta secara permanen pada 2050 sekitar 160,4 km persegi atau sama dengan 24,3 persen dari luas total wilayah saat ini. Air laut masuk antara lain ke wilayah Tanjung Priok, Pademangan, Penjaringan, Bandara Soekarno Hatta, Koja dan Cilincing.


Jakarta Serangan Empuk Masuknya Air Laut

Selain perubahan iklim dan penurunan muka tanah, Eddy menuturkan kondisi wilayah Jakarta juga menyebabkan potensi wilayah itu terendam air laut juga makin tinggi karena berupa wilayah landai dan teluk.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Liputan6.com

Tags

Terkini

APBD Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2022 Resmi Disahkan

Selasa, 30 November 2021 | 11:36 WIB

Rumah dan Depot Air Minum Habis Terbakar di Bukittinggi

Selasa, 30 November 2021 | 11:20 WIB

Pemko Padang Terima Bantuan Sembako dan Beasiswa

Selasa, 30 November 2021 | 08:50 WIB

Lagi, Mentawai Diguncang Gempa yang Berpusat di Laut

Selasa, 30 November 2021 | 00:12 WIB
X