Anak Anda Jangan Divaksinasi COVID-19 Dulu Jika Alami 12 Kondisi Ini

- Senin, 20 September 2021 | 05:35 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Pemerintah masih terus menjalankan program vaksinasi COVID-19 hingga hari ini. Selain orang dewasa, kini anak remaja berusia 12–17 tahun pun diperbolehkan untuk menerima vaksin COVID-19.

Ikatan Dokter Anak Indonesia pun merekomendasikan anak-anak untuk menerima vaksin Sinovac dan diberikan sebanyak 2 kali dalam jangka waktu 1 bulan.

Vaksinasi COVID-19 pada anak berfungsi untuk meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh karena anak dinilai rentan terhadap paparan virus ini. Selain itu, penerimaan vaksin COVID-19 juga menghindari anak dari perburukan gejala atau komplikasi kesehatan akibat COVID-19.

Penerimaan vaksin COVID-19 pada anak harus disertai dengan beberapa persyaratan kesehatan. Sebaiknya tunda vaksinasi COVID-19 pada anak ketika anak mengalami beberapa gangguan kesehatan. Simak ulasannya berikut ini!

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Surat Edaran no HK.02.02/I/1727/2021 tentang Vaksinasi Tahap 3 bagi Masyarakat Rentan, Masyarakat Umum Lainnya, dan Anak Usia 12–17 tahun. Hal ini terkait dengan kenaikan kasus terkonfirmasi COVID-19 pada usia anak-anak.

Dengan begitu, anak-anak usia 12–17 tahun sudah bisa mendapatkan vaksinasi COVID-19. Jenis vaksin yang akan diterima oleh anak adalah vaksin Sinovac dengan dua kali suntikan yang berjarak 1 bulan. Dosis akan diberikan sebanyak 3 ug (0,5 mililiter) dengan penyuntikan intramuskular di otot deltoid lengan atas.

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat anak sebaiknya menunda mendapatkan vaksinasi COVID-19. Berikut ini kondisi yang membuat anak tidak bisa mendapatkan atau menunda pelaksanaan vaksinasi COVID-19, seperti:

1.Memiliki suhu tubuh diatas 37,5 derajat Celsius. Vaksinasi COVID-19 akan ditunda hingga anak mencapai suhu normal.

2.Tekanan darah melebihi 140/100 mmHg. Jika hasil menunjukkan tekanan darah yang tinggi, maka pemeriksaan akan dilakukan
kembali setelah 5–10 menit. Jika hasil masih tinggi, maka perlu penundaan proses vaksinasi.

3.Anak mendapatkan vaksin kurang dari sebulan.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Halodoc.com

Tags

Terkini

Sedang Diteliti, Ada Orang-orang yang Kebal Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 04:05 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi Massal di Pasaman

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:50 WIB

Terpopuler

X