Penerima Bansos Wajib Divaksin, Wako Padang: Jika Tak Mau, Bantuan Ditunda

- Rabu, 22 September 2021 | 14:09 WIB
Wako Padang Hendri Septa. Foto Anjasman Situmorang
Wako Padang Hendri Septa. Foto Anjasman Situmorang

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyasar beberapa kelompok masyarakat sebagai penerima vaksin Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mencapai target vaksinasi Kota Padang yang masih tergolong rendah.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, salah satu kelompok yang wajib mengikuti vaksinasi ini yaitu penerima bantuan sosial, baik itu PKH, BST, maupun KIS.

Baca Juga: Pemko Padang Keluarkan Surat Edaran Baru, Penolak Vaksinasi Diberi Sanksi

Dia menjelaskan setidaknya ada sekitar 9.000 KK yang menerima bantuan sosial di Kota Padang. Berdasarkan kalkulasi, capaian vaksinasi akan bertambah 18.000 orang apabila seluruh penerima bantuan bersedia untuk divaksin.

"Jadi kalau satu KK ada dua orang, maka jumlahnya bisa 18.000. Itu hitung-hitungannya. Kita harapkan kemauannya untuk bisa divaksin," ujarnya usai mengikuti rapat pembahasan PPKM di kediamannya, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Pemko Padang Targetkan Vaksinasi 45 Ribu Siswa SMP Sederajat

Hendri juga mengatakan, bagi penerima bansos yang tidak bersedia divaksin, maka pemberian bantuan dapat ditunda. Hal ini menurutnya sudah sesuai dengan peraturan presiden.

"Jika tak mau divaksin, sesuai Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021, maka yang bersangkutan bisa ditunda penerimaan bantuannya. Itu peraturan presiden loh, bukan peraturan wali kota," kata dia.

Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota terbaru dengan nomor 6422/DKK-PDG/IX/2021 yang sudah mulai berlaku hari ini, Rabu (22/9/2021).

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Petani di Padang Kesulitan Dapat Pupuk Subsidi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:15 WIB

RSUD Rasidin Sediakan Food Box Bagi Penunggu Pasien

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Camat Padang Selatan Optimis Lampaui Target Vaksinasi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:21 WIB

Terpopuler

X