35 Perusahaan Nasional dan Daerah Ikuti Bimtek di Padang Pariaman

- Rabu, 22 September 2021 | 23:08 WIB
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, membuka Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Bimbingan Teknis OSS versi RBA.
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, membuka Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Bimbingan Teknis OSS versi RBA.

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur membuka Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal dan Bimbingan Teknis OSS versi RBA terhadap pelaku usaha PMDN dan PMA, di Hotel Minang Jaya Lubuk Alung, Rabu (22/9/2021).

Bimtek tersebut diikuti 35 perwakilan perusahaan Nasional dan perusahaan tingkat daerah di Padang Pariaman.

Bupati mengatakan, dalam kontek kemudahan pelayanan perijinan bagi UMKM, Pemda Padang Pariaman sudah melakukan reformasi pelayanan perijinan.

Dan dalam waktu dekat ini, juga akan diluncurkan Sistem Perijinan Berusaha Berbasis Resiko (RBA) melalui Aplikasi Online Single Submission (OSS) sebagai Implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

Oleh karena itu, imbuhnya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat antusias melahirkan kebijakan strategis dan inovasi, agar proses perizinan dan non perizinan berjalan lebih cepat dan gratis.

"Dengan demikian pelaku UMKM mendapat kemudahan dan merasa nyaman dalam melakukan usahanya," ujarnya.

Menurutnya, peran UMKM, Perusahaan-Perusahaan untuk mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto akan lebih berdampak kepada income perkapita masyarakat Padang Pariaman.

Bupati berpesan agar pelaku usaha memperhatikan masalah perizinan usaha sehingga bisa berdampak kepada kondisi kerja yang nyaman sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu pelaku usaha diminta melahirkan inovasi-inovasi dalam bekerja, memahami dan menggunakan kemajuan teknologi informasi dan menambah kemampuan dengan meningkatan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan daya saing.

Sementara Kepala DPMPTP, Alfian, menyampaikan, kegiatan dilaksanakan untuknpersamaan pesepsi tentang Sistem Perijinan Berusaha Berbasis Resiko (RBA) melalui Aplikasi Online Single Submission (OSS) sebagai Implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja yang dalam waktu dekat akan diluncurkan.

Ditambahkan, pemberdayaan terhadap pelaku UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam UU Cipta Kerja adalah memberikan kemudahan perijinan usaha berupa kemudahan legalitas dengan Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) secara elektronik.

"NIB akan berfungsi sebagai perizinan tunggal, berlaku untuk semua usaha meliputi Perizinan berusaha, Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Sertifikat Jaminan Produk Halal," kata Alfian. (*)

 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Andalas Santri's Camp di Padang Panjang Resmi Ditutup

Sabtu, 27 November 2021 | 14:15 WIB

Wako Fadly Amran Sampaikan Ranperda APBD 2022

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB

Bupati Agam Lepas 40 Bibit Ikan di Launching Baganang

Jumat, 26 November 2021 | 16:45 WIB
X