Pesan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur kepada Wali Nagari : Hati-hati Kelola Dana

- Kamis, 23 September 2021 | 12:08 WIB
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat pembukaan kegiatan Pelayanan Hukum Kepada Wali Nagari Se-Kabupaten Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur saat pembukaan kegiatan Pelayanan Hukum Kepada Wali Nagari Se-Kabupaten Padang Pariaman.

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur ingatkan Wali Nagari agar hati-hati dalam mengelola dana nagari. Ada 103 Nagari di Kabupaten Padang Pariaman, sebelumnya hanya 46 Nagari kemudian mekar jadi 60 Nagari.

"Dana tersebut sangat besar,  jangan keluar dari aturan dalam pengelolaanya karena akan dapat berhubungan dengan hukum," kata Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur pada pembukaan kegiatan Pelayanan Hukum Kepada Wali Nagari Se-Kabupaten Padang Pariaman terkait penggunaan dana desa oleh Jaksa Pengacara Negara Pada Kejaksaan Negeri Pariaman Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di aula Kejaksaan Negeri Pariaman Rabu, (22/9-2021).

Dengan adanya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013, 60 Nagari dimekarkan menjadi 103 Nagari dan tahun 2018 baru efektif memiliki Wali Nagari Defenitif.

Penyuluhan Hukum ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang sudah dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan Kejaksaan Negeri, sebelumnya juga kerjasama telah dilakukan antara Kejaksaan Negeri Pariaman dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Penyuluhan Hukum ini sangat diharapkan untuk memberikan pemahaman kepada Wali Nagari agar tidak bermasalah dengan hukum dalam penggunaan dana negara/dana nagari, kata Suhatri Bur.

Walinagari juga harus mengkonsultasikan pelaksanaan kegiatannya kepada DPMD, dan apabila masih belum menemukan solusi nanti bisa mengkonsultasikan kepada Kejaksaan Negeri.

Dan Wali Nagari harus transparan dalam pengelolaan keuangan nagari, jangan tertutup karena masyarakat sudah cerdas bisa mengkritisi kerja nagari.

Bila Pemerintah Nagari sudah berkerja optimal sesuai aturan yang berlaku, maka
Visi Misi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera dan Berbudaya, Padang Pariaman Berjaya dapat diwujudkan, kata bupati.

Karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, pelaksanaan penyuluhan hukum ini dibagi menjadi dua dimana 51 Wali Nagari pada rabu dan Kamis terhadap 52 Wali Nagari se-Kabupaten padang Pariaman.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Azman Tanjung, SH dalam kesempatan itu mengatakan, dengan Pelaksanaan Pelayanan Hukum Kepada Wali Nagari Se-Kabupaten Padang Pariaman terkait penggunaan dana desa oleh Jaksa Pengacara Negara Pada Kejaksaan Negeri Pariaman Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, mudah-mudahan bermanfaat bagi nagari-nagari Se-Kabupaten Padang Pariaman dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya dilapangan.(*).

 

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

TP-PKK Agam Studi Komparatif ke Jambi

Selasa, 7 Desember 2021 | 20:56 WIB

Ketua PKK Kota Pariaman Serahkan Insentif Dasawisma

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:45 WIB

Bupati Agam: LGBT Ancaman Bagi Generasi Harapan Bangsa

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:02 WIB
X