Limbah Medis B3 dan TPA di Sumbar Mulai Penuh

- Senin, 27 September 2021 | 12:33 WIB
Rapat Koordinasi tentang  Persampahan dan Limbah B3 medis. Rapat yang dihadiri Asisten II, Kadis LH Provinsi dan beberapa OPD terkait lainya dilaksanakan di Auditorium Gubernuran.
Rapat Koordinasi tentang  Persampahan dan Limbah B3 medis. Rapat yang dihadiri Asisten II, Kadis LH Provinsi dan beberapa OPD terkait lainya dilaksanakan di Auditorium Gubernuran.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memerintahkan semua pihak terkait untuk mempercepat pemanfaatan incenerator limbah medis B3 mengantisipasi penumpukan yang akan memicu persoalan kesehatan dan sosial.

"Ada dua hal yang urgen. Pertama limbah medis B3 dan Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) sampah yang mulai penuh. Secepatnya solusi harus ada," tegasnya saat memimpin secara langsung Rapat Koordinasi tentang  Persampahan dan Limbah B3 medis. Rapat yang dihadiri Asisten II, Kadis LH Provinsi dan beberapa OPD terkait lainya dilaksanakan di Auditorium Gubernuran.

Baca Juga: Demi Keamanan, Limbah Covid-19 Sumbar Dimusnahkan di Pulau Jawa

Ia mengatakan insinerator limbah B3 medis bantuan dari KLHK dibangun dalam rangka mengatasi darurat limbah B3 medis di Provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan Surat Direktur dengan VPLB3LNB3 Ditjen PSLB3 KLHK Nomor S.581./VPLB3/PPLB3/PLB.3/9/2021 tanggal 10 September 2021 tentang pengolahan limbah B3 medis Covid - 19 merupakan dispensasi yang diberikan kepada daerah dalam rangka mengatasi kondisi darurat limbah B3  medis COVID-19.

Baca Juga: Limbah Medis RSUD dr Rasidin Padang Capai 100 Kg Per Hari

"Surat ini sudah cukup dijadikan sebagai dasar untuk operasional insinerator limbah B3 medis," ungkap Mahyeldi didepan peserta rapat.

Dalam rapat ini juga disepakati untuk mempercepat proses kelembagaan insinerator, kepemilikan aset dan izin penggunaan lokasi milik Pemko Padang serta pembangunan akses jalan ke lokasi insinerator.

"Masalah kepemilikan aset dengan KLHK dan mekanisme kerjasama dengan Pemko Padang terkait penggunaan lahan milik Pemko Padang,tolong dipercepat agar tidak ada lagi permaslahan yang timbul dikemudian hari," ujar beliau.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Ayo Bangkit dari Covid-19 !!

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:20 WIB

BP4 Kota Pariaman Teken MoU dengan 4 KUA dan 71 Kades

Jumat, 15 Oktober 2021 | 23:44 WIB

Wabup Pesisir Selatan Buka Musda GOW di Gedung PCC

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Wakil Wali Kota Solok Buka Bimtek Tim Penggerak PKK

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:40 WIB

Terpopuler

X