Jembatan Putus, Ratusan Warga Sigalabor Kabupaten Pasaman Terisolir

- Selasa, 28 September 2021 | 19:50 WIB
Kondisi jembatan putus usai diterjang banjir.
Kondisi jembatan putus usai diterjang banjir.


PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satu unit jembatan gantung di Nagari Persiapan Cubadak Barat, Kecamatan Duokoto, Kabupaten Pasaman dilaporkan putus usai dihantam banjir akibat hujan lebat, Selasa (28/9/2021) sore.

Peristiwa itu menyebabkan puluhan kepala keluarga (KK) di kampung Sigalabor dan Koto Tangah terisolasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Ass, jembatan Muara Tambangan, penghubung ke Sigalabur dan Koto Tangah, terputus akibat banjir," tulis salah seorang warga setempat, Weldy.

Baca Juga: Gojek dan AMSI Gelar Penghargaan Karya Jurnalistik Kreasi Pewarta Anak Bangsa

Ketika dikonfirmasi, Camat Duokoto, Mayonis membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, jembatan gantung penghubung warga di dua kampung itu putus usai diterjang luapan sungai.

"Itu lokasinya di Nagari Persiapan Cubadak Barat. Ada 160 KK atau sekitar 600 jiwa disana yang selalu menggunakan jembatan tersebut," ujarnya.

Pihaknya, kata dia sudah melaporkan peristiwa itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, agar segera dilakukan penanganan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

"Sudah. Disana ada jalan alternatif tapi sangat jauh, harus ke Batang Kundur dulu, melewati jalan setapak. itukan daerah kami yang terisolir," pungkasnya. (*)

 

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Baznas Agam Targetkan Zakat Rp11 Miliar Tahun 2022

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:16 WIB
X