Gerakan Padi untuk Rakyat, Gubernur Riau Tanam Bibit Unggul

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 21:33 WIB
Gubernur Syamsuar dan istri  tanam bibit unggul padi.
Gubernur Syamsuar dan istri tanam bibit unggul padi.

HARIANHALUAN.COM - Meresmikan helat tanam padi perdana, Gubernur Riau Drs H Syamsuar M.Si, bersama isteri Hj Misnarni, melakukan penanaman padi bibit unggul di Desa Bina Maju, Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (09/10/2021).

Baca Juga: Warga Kampar Digemparkan Penemuan Mayat Terikat di Pinggir Jalan

Helatan dengan tema "Jaga Kampung, Ketahanan Pangan, padi untuk Rakyat" tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Meranti AKBP (Purn) Asmar, Wakil Ketua DPRD Meranti, Iskandar, sejumlah anggota DPRD Meranti, Kepala BPBD Riau, Edi Afrizal, tokoh masyarakat Riau asal Meranti, Wan Abu Bakar.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) Asmar, dalam sambutannya mengatakan, dengan kehadiran gubernur Riau ini, tentunya menjadi spirit bagi petani di Meranti. Sehingga, dapat meningkatkan hasil pertanian padi dan lahan pertanian padi.

"Hambatan petani pada saat ini hanya karena infrastruktur yang belum mendukung. Sehingga panen padi gagal akibat air asin [air laut, red] masuk ke ladang petani. Tidak hanya gagal panen padi, luas lahan pertanian padi juga terjadi pengurangan karena tanggul jebol dan air asin masuk ke ladang petani," ucap Asmar.

 Di Meranti, sambung Asmar, sebelumnya luas pertanian padi seluas 4,8 haktar. Namun terus menurun, dan hasil pertanian padi di Meranti dari luas perkebunanan ini belum bisa memenuhi kebutuhan beras di Meranti sebanyak 26,22 ton.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutannya mengatakan, bahwa hasil pertanian dan perkebunan di Riau secara keseluruhan baik, bahkan ekspor pertanian maupun perkebunan di Riau, dalam 10 tahun belakangan ini untuk tahun 2021, ekspor Riau paling tertinggi. Ekspor Riau nomor dua secara nasional setelah Jawa Timur.

"Patut kami mengucapkan terima kasih banyak kepada petani karena telah berkerja keras sehingga ekspor pertanian dan perkebunan di Riau meninggkat," ucap Syamsuar.

Melihat kondisi geografis dan kendala petani padi di Meranti ini, Gubri Syamsuar menawarkan solusi yakni, perlu dilakukan normanilasi sungai agar airnya lancar.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

X