Mal yang Belum Terapkan Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin Bagi Pengunjung Bisa Disanksi

- Senin, 11 Oktober 2021 | 15:25 WIB
Kabid Pengawasan dan Stabilitas Harga Ikrar Prakarsa
Kabid Pengawasan dan Stabilitas Harga Ikrar Prakarsa

PADANG, HARIANHALUAN.COM- Kabid Pengawasan dan Stabilitas Harga Ikrar Prakarsa mengatakan awal Surat Edaran tentang wajib memperlihatkan bukti vaksin masuk mal/swallayan di Kota Padang keluar langsung disosialisasikan.

"Hasilnya masih ada mall yang belum menerapkan, seperti Plaza Andalas (PA) yang baru hari ini menerapkannya. Hal tersebut dikarenakan mall PA masih belum dapat barcode aplikasi PeduliLindungi," ujarnya, Senin (11/10/2021).

Setelah bertemu dengan GM PA. Ia mengatakan, pihaknya dalam tahap mengurus untuk aplikasi PeduliLindungi, namun belum ada timbal balik dari pengelola aplikasi PeduliLindungi.

"Jadi tadi sudah disosialisasikan mengenai penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Namun tanpa itu, pihak PA sudah mulai melaksanakan wajib menunjukkan bukti vaksin, meski belum bisa melalui aplikasi PeduliLindungi, tapi belum maksimal. Harusnya ada yang menggunakan barcode," katanya.

Jika ada mall/swalayan yang tidak mematuhi akan dipanggil masing-masing pimpinannya ke dinas perdagangan selaku mitra dalam pelaksanaan perdagangan di Kota Padang.

Salah satu sanksinya, kata Ikrar berupa sanksi administrasi karena tidak mengindahkan surat edaran Gubernur Sumbar.

Mengenai surat edaran Gubernur Sumbar, nantinya akan ada edaran turunan dari Walikota Padang. Nantinya akan ada tim yang akan turun. Secara inisiatifnya hari ini dinas perdagangan sebenanrnya sudah turun.

"Sanksinya juga berupa apakah penutupan atau tidak diperbolehkan untuk dibuka," tuturnya. (*)

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Akademisi Puji Politik Kerja Andre Rosiade

Senin, 4 Juli 2022 | 17:54 WIB
X