Agam Raih Penghargaan APE dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:03 WIB
Penghargaan yang diterima Kabupaten Agam dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (Foto : Dokumentasi Agam Media Center)
Penghargaan yang diterima Kabupaten Agam dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (Foto : Dokumentasi Agam Media Center)

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupatnen (Pemkab) Agam kembali mengukir prestasi selepas menerima Anugrah Parahita Ekaprayana (APE) 2021 Kategori Utama dari Kementeian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Dilansir dari Agam Media Center (AMC), penghargaan tersebut merupakan penghargaan bergengsi tingkat nasional ketiga yang diperoleh Pemkab Agam melalui Dinas Pemgendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk KB PP dan PA).

Kepala Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Erniwati mengungkapkan, komitmen Pemkab Agam mewujudkan kesejahteraan gender dan lingkungan yang ramah anak kembali mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.

Beliau menjelaskan bahwa anugerah itu merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender (PUG).

“Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Agam kembali menoreh prestasi di tingkat nasional. Agam melalui Dinas Dalduk KB PP dan PA menerima APE 2021 Kategori Utama dari Kementerian PPPA RI,” ujarnya, Rabu (13/10/2021).

Erniwati menyebutkan, dalam tahun ini pihaknya berhasil menyandingkan 3 penghargaan di tingkat nasional. Sebelumnya, 22 Juli lalu pihaknya menerima anugerah dari KPAI dan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori pratama yang ditoreh pada 29 Juli lalu.

“Apresiasi ini merupakan bukti bahwa Pemkab Agam bersama seluruh stakeholder punya komitmen yang kuat untuk bersama berkontribusi mewujudkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak di Agam,” tuturnya.

Beliau menambahkan, tidak bekerja secara parsial dalam mewujudkan upaya pengarustumaan gender. Melainkan atas komitmen bersama yang bekerja secara tersistem dan saling berkoordinasi.

“Ini buah kerja keras bersama dan didukung oleh bapak bupati dan wakil bupati serta stakeholder terkait, sehingga usaha yang dilakukan bisa mendapatkan apresiasi,” ucapnya. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: rilis

Terkini

BP4 Kota Pariaman Teken MoU dengan 4 KUA dan 71 Kades

Jumat, 15 Oktober 2021 | 23:44 WIB

Wabup Pesisir Selatan Buka Musda GOW di Gedung PCC

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:45 WIB

Wakil Wali Kota Solok Buka Bimtek Tim Penggerak PKK

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:40 WIB

Terpopuler

X