Pulang ke Tanah Air, PMI Jalani Karantina untuk Cegah Covid-19

Dodi Caniago
- Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:26 WIB
Kedatangan PMI dari Malaysia dan Singapura di Kota Batam. (istimewa)
Kedatangan PMI dari Malaysia dan Singapura di Kota Batam. (istimewa)

HARIANHALUAN.COM - Karantina dilakasanakan sebagai bagian dari protokol kesehatan pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) ke tanah air.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap, Pihak Sekolah Diminta Pedomani Kebijakan Pemko

Sebanyak 1.395 orang PMI)dari Malaysia dan Singapura masih menjalani karantina mandiri di 8 hotel yang telah ditetapkan maupun karantina yang telah disiapkan oleh pemerintah di Kota Batam.

"Hingga 10 Oktober 2021, ada sebanyak 1.395 orang PMI jalani karantina, 1.366 PMI/WNI, dan 29 Orang WNA," kata Pjs Kepala Penerangan Korem 033/WP, Mayor Inf Reza Fahlevi, seperti dilansir haluankepri.com, Rabu (13/10/2021).

Dijelaskan Reza, PMI tersebut menjalani karantina diantaranya Rusun Pemkot Batam Tanjunguncang sebanyak 431 orang, di Rusun BP Batam Tanjunguncang sebanyak 303 orang dan di Rusun Pemkot Putra Jaya sebanyak 319 orang.

Sedangkan yang melaksanakan karantina mandiri di 8 hotel yang telah di tetapkan sebanyak 77 orang dan Shelter P4TKI Batam Kota sebanyak 41 orang.

Sementara itu, di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang sebanyak 224 orang dirawat karena mereka terkonfirmasi positif Covid-19.

"Data tersebut update dari Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan PMI Covid-19 daerah perlintasan di Wilayah Provinsi Kepri," ungkap Reza.

Lanjutnya, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.,Int selaku komandan satuan tugas khusus (Dansatgassus) penanggulangan pemulangan PMI setiap harinya update data PMI yang datang ke Indonesia.

"Karena, dalam setiap hari nya PMI selalu datang dan ada juga yang keluar (selesei melaksanakan karantina) dan setiap hari proses dalam pemulangan PMI demikian," ungkapnya.

Ditambahkannya, banyak terjadi di lapangan meskipun PMI yang datang itu di swab antigen dan PCR pertama negatif, di PCR kedua nya mereka positif.

Bagi yang terkonfirmasi positif langsung dievakuasi ke Rumah sakit Khusus Infeksi (RSKI) pulau Galang.

Maka dari itu penangan PMI itu harus betul teliti dan pengawasan ketat, gunanya agar penyebaran covid-19 tersebut tidak meluas.

Baca Juga: Masyarakat Rohil Gempar, Sejumlah Tengkorak Manusia Ditemukan

Sumber: haluankepri.com

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Tags

Terkini

Pariaman Targetkan Zero Stunting Tahun 2024

Senin, 6 Desember 2021 | 14:15 WIB
X