Pasokan Air Terhenti, Proyek Pembangunan Bendungan Sontang Pasaman Sengsarakan Petani

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:47 WIB
Kondisi sebagian sawah petani di Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman, alami kekeringan.
Kondisi sebagian sawah petani di Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman, alami kekeringan.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM  -- Proyek pembangunan bendungan Batang Sontang, di Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman, membuat masyarakat setempat sengsara. Khususnya bagi petani sawah dan kolam ikan.

Pasalnya, pasokan air sawah dan kolam ikan terhenti untuk sementara waktu. Sementara petani sangat membutuhkan pasokan air berlimpah, karena saat ini sedang musim turun ke sawah.

Demikian pula dengan pembudidaya kolam ikan yang jumlahnya tidak sedikit pula. Mereka, juga membutuhkan pasokan air berlimpah untuk kolam mereka agar ikan tidak mati akibat kekurangan oksigen.

"Yah, mau gimana lagi. Situasi sekarang sedang sulit. Kita sedang bertaruh nyawa dengan kondisi (pasokan) air yang tidak memadai. Nyawa ribuan ekor ikan sangat terancam akibat minimnya pasokan air dari hulu (Batang Sontang)," ungkap Ahmad, salah seorang pembudidaya ikan di Sontang.

Dikatakan, sudah dua pekan pasokan air dihentikan oleh pihak rekanan karena tengah melakukan pengerjaan pada bagian bendungan utama. Ia dan petani lainnya tidak mengetahui pasti sampai kapan pasokan air tersebut terhenti.

"Kita (kolam ikan) saling berebut air dengan petani sawah yang juga butuh air. Kami tidak tahu ini sampai kapan. Kita tidak dapat informasi jelas mengenai itu," sambung Lubis.

Petani lainnya mengaku tidak bisa mengolah lahan sawah miliknya karena ketidaktersediaan air. Ia dan puluhan petani sawah lainnya pun terancam gagal menggarap sawahnya di musim ini.

"Bisa-bisa gagal nih. Benih sudah ditabur di persemaian, sementara air tidak ada," ungkap Masdelipa (46).

Sebagian petani, kata Ipa, terpaksa beralih ke jagung. Bahkan ada yang berhenti menggarap sembari menunggu pasokan air normal kembali. Namun, sebagian lagi masih bertahan dan tetap mengolah lahan sawahnya seadanya.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

Bupati Agam Hadiri Maulid Nabi di Nagari Malalak Barat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:24 WIB

Pessel Gelar Bakti Sosial Donor Darah di KPPN

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:46 WIB

Meningkatkan Produksi Padi dengan Teknik SRI

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:22 WIB

Pasien Sembuh Covid-19 di Agam Mencapai 7.569

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:40 WIB

Terpopuler

X