Komisi II DPRD Sumbar Minta Pemprov Konsisten Majukan Sektor Pertanian

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:22 WIB
Komisi II DPRD Sumbar saat membahas APBD 2022.
Komisi II DPRD Sumbar saat membahas APBD 2022.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Komisi II DPRD Sumbar meminta pemerintah provinsi konsisten dalam memajukan sektor pertanian. Sektor tersebut, merupakan program unggulan yang masuk dalam visi misi strategis gubernur dan harus diakomodir sesuai target dalam pembahasan APBD tahun 2022.

Ketua Komisi II DPRD Sumbar Arkadius Datuak Intan Bano mengatakan, gubernur menargetkan anggaran pertanian sebesar 10 persen dari total APBD Sumbar, pada penyesunan KUA PPAS APBD 2022 pertanian masih mendapatkan porsi 8,3 persen.

Baca Juga: DPRD Sumbar Dorong KPID Lakukan Pengawasan ke Semua Pihak

"Pada pembahasan RAPBD 2022, komisi mendorong porsi anggaran tersebut sesuai target yang ditetapkan," katanya.

Dia mengungkapkan, sebagian dewan merealisasikan anggaran pokok pikirannya kepada sektor pertanian, perkebunan serta perikanan. Dengan adanya realisasi tersebut, bukan tidak mungking target porsi anggaran tersebut tercapai.

Baca Juga: Didemo Mahasiswa, DPRD Sumbar Janji Sampaikan Tuntutan TWK KPK ke DPR RI

Dia mengatakan dengan adanya porsi anggaran 10 persen untuk pertanian, diharapkan kesejahteraan petani meningkat, karena 5,2 persen masyarakat Sumbar mengantungkan hidup mereka pada sektor tersebut.

"Ada tiga poin strategis yang harus dilakukan pemerintah provinsi bagi masyarakat tani, pertama meraka harus dihimbau untuk selalu produktif. Kebutuhan modal produksi harus terpenuhi, persoalan kelangkaan terhadap pupuk subsidi harus dituntaskan," katanya.

Dia mengatakan ketika hasil produksi meningkat pemerintah harus hadir agar harga tidak jatuh. Jika tidak, upaya untuk menyejahterakan petani akan tidak terwujud. Nantinya untuk menampung dan mendistribusikan hasil pertanian akan dibuat BUMD Agro untuk mengakomodir hasil pertanian, lembaga itu hadir juga bentuk program strategis gubernur serta berperan sebagai penyanggah.

"Bercermin dari KUA PPAS APBD 2022 , pendapat daerah masih pada Rp 6,6 triliun angka tersebut masih tergolong rendah harua ada inovasi agar angka tersebut naik dan bisa mengakomodir program program unggulan pada komposisi apbd," katanya. (*)

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Pariaman Targetkan Zero Stunting Tahun 2024

Senin, 6 Desember 2021 | 14:15 WIB
X