Tercatat 9.872 Pelaku UMKM di Solok Selatan 

- Senin, 18 Oktober 2021 | 04:13 WIB
Ilustrasi UMKM (Dok.Pikiran Rakyat)
Ilustrasi UMKM (Dok.Pikiran Rakyat)

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Solok Selatan (Solsel) mencatat ada sekitar 9.872 pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah Sarantau Sasurambi itu.

Hal itu disampaikan Azizah Mutia selaku Umkm Koperasi dan UKM didampingi Kasi Pemberdayaan UKM, Novita Murni 

"Di Solsel itu produk khas yang sudah berkembang dan memiliki pangsa pasar tersendiri adalah jenis usaha keripik pisang dan kopi. Disamping beberapa produk olahan lainnya," tuturnya, Minggu (17/10/2021).

Bahkan, imbuhnya dalam pemasaran produk pihaknya juga kerap memberikan edukasi berupa pelatihan dan pemberdayaan terhadap pelaku UMKM di Solsel. Mulai dari pengolahan sampai pengemasan produk.

"Pelaku usaha juga dituntut kreatif dan mandiri dalam melakukan lobi atau kerjasama multi sektor dalam usaha pemasaran produk. Standar dan kurasi produk sangat penting dalam pemasaran," katanya.

Kemudian, lanjut Azizah, para pelaku UMKM juga kudu bisa membuka jalur dan penuhi persyaratan, harga maupun terkait perizinan yang diinginkan oleh pihak ketiga dalam hal pemasaran produk.

"Misal kerjasama dengan Mini Market yang branded. Biasanya pihak minimarket ada standar tersendiri," sebutnya.

Terakhir, katanya, kendala umum yang dihadapi oleh pelaku usaha terkait pemasaran adalah memnuhi bahan baku, alasan permodalan, rendahnya rasa optimis atau semangat kemandirian.

"Kadang setelah mendapatkan penolakan sudah patah arang dan enggan mengulangi dan memperbaiki kualitas produk yang ditetapkan suatu perusahaan atau lembaga pemasaran. Harapannya, pelaku usaha bisa membangun kemandirian dan motivasi diri," ujarnya.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Terkini

Dinas Pertanian Lost DAK Tahun 2022 Ini

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:15 WIB
X