Bertahan dari Pandemi Covid-19, UMKM Harus Go Digital

Rahma Nurjana
- Senin, 18 Oktober 2021 | 10:44 WIB
Tim Pengabdian Masyarakat Dosen S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia (Foto: Ist)
Tim Pengabdian Masyarakat Dosen S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia (Foto: Ist)

HARIANHALUAN.COM - Saat terjadinya krisis ekonomi di tahun 1998, Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) memiliki peran yang besar sebagai penyelamat ekonomi nasional. Di tengah banyak industri besar yang berjatuhan UMKM mampu unjuk gigi menopang ekonomi nasional dan menyerap tenaga kerja.

Namun keadaan berbeda dan bergerak ke arah yang berlawanan saat terjadinya Pandemi Covid-19 di berbagai belahan dunia dan sulit untuk menghindar dari dampaknya. Bahkan dampak pandemi terhadap UMKM diyakini lebih besar karena tingginya tingkat kerentanan akibat berubahnya pola kehidupan masyarakat yang berdampak pada turunnya konsumsi.

Fenomena inilah yang mendorong Dosen Program Studi S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia yang terdiri dari 2 tim terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan pelatihan mengenai pentingnya pemanfaatkan teknologi informasi melalui digital marketing kepada pelaku-pelaku usaha (UMKM) dan sosialiasi mengenai branding sosial media (cara mengkomunikasikan merek) untuk mencapai keunggulan dalam pemasaran produknya.

Ketua Tim-1 Pengabmas Ibu Elsa Widia menerangkan bahwa “Dampak pandemi Covid-19 terasa sangat dalam karena telah menghancurkan sisi terpenting dari kegiatan ekonomi yaitu supply (penawaran) dan juga demand (permintaan). Hal ini berdampak pada selutruh sector ekonomi tidak terkecuali UMKM. Dari sisi supply, berdampak pada pemberhentian produksi akibat pengurangan aktivitas karena kebijakan pembatasan interaksi Sosial. Dari sisi demand berdampak pada penurunan yang besar pada keuntungan akibat berkurangnya permintaan atas barang dan jasa.”

Di tengah berbagai masalah yang diterpa oleh UMKM akibat pandemi covid-19, timbul angin segar yang menawarkan beberapa kemudahan dan keuntungan yang lebih besar. Yaitu teknologi, pesatnya perkembangan teknologi khususnya digital menjadi salah satu alasan bagi UMKM untuk tanggap terhadap perubahan.

Hal ini mempertegas bahwa digital marketing baik melalui media sosial maupun platfrom belanja online (e-commerce) memiliki potensi yang besar untuk meraih konsumen baru dan memperluas pasar. Melalui digital marketing memungkinkan UMKM untuk menjangkau konsumen dalam skop yang lebih luas.

Ketua Program Studi S1 Bisnis Digital Rio Andika Malik yang juga selaku Ketua Tim-2 Pengabmas Prodi Bisnis Digital, mengungkapkan bahwa “E-commerce dan Digital marketing adalah kesempatan yang besar bagi UMKM untuk terjun ke dunia digital. Pelaku UMKM perlu memanfaatkan bermacam cara untuk melakukan promosi dan meningkatkan penjualan produk mereka, salah satunya dengan dengan melakukan branding yang tepat menggunakan teknologi informasi.”

“Branding merupakan salah satu point penting agar produk UMKM akan selalu diingat oleh masyarakat atau konsumennya dalam jangka waktu yang lama. Branding berkaitan dengan nilai yang berdampak jangka panjang karena terkait dengan ikatan emosi, brand menciptakan loyalitas atau pelanggan. Sehingga hal ini akan berkaitan dengan keuntunagan usaha dari produk yang diciptakan. Prinsipnya branding yang tepat dengan menggunakan teknologi idigital dapat membuat produk kita berbeda dengan kompetitor.” Imbuhnya.

Dalam praktiknya Dosen di Program Studi S1 Bisnis Digital melakukan seminasi dan pelatihan kepada UMKM yang ada di kabupaten Agam, Sumatera barat sebagai bentuk kegiatan Pengabdian Mayarakat (PKM) dari Tim Dosen Bisnis Digital Universitas Indonesia Padang. UMKM ini terfokus pada usaha kue dan kerupuk ubi.

Terdapat ketimpangan yang dominan pada 2 UMKM ini, pelaku usaha kue telah memiliki branding tersendiri dan telah mencoba memasarkan produknya melalui media sosial namun belum mencoba ikut dalam platform belanja online. Namun UMKM yang terfokus pada usaha kerpuk ubi belum mencoba memasarkan secara online dan belum memiliki branding sendiri.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

Wako Fadly Amran Sampaikan Ranperda APBD 2022

Jumat, 26 November 2021 | 22:30 WIB

Bupati Agam Lepas 40 Bibit Ikan di Launching Baganang

Jumat, 26 November 2021 | 16:45 WIB

PLN Resmikan Lisdes di Empat Desa Kabupaten Agam

Jumat, 26 November 2021 | 16:10 WIB

Polda Sumbar Kembali Buka Gebyar Vaksinasi Sabtu Depan

Jumat, 26 November 2021 | 12:30 WIB
X