Sertifikat Vaksin di India, Warga Malah Protes Keras Ada Foto Perdana Menteri

Dodi Caniago
- Rabu, 20 Oktober 2021 | 23:55 WIB
 Perdana Menteri Narendra Modi (livemint.com)
Perdana Menteri Narendra Modi (livemint.com)

"Tuan Modi bukan PM pertama kami dan ini bukan program vaksinasi pertama India. Tetapi kampanye melawan Covid-19 dan program vaksin diproyeksikan sebagai pertunjukan satu orang, alat propaganda untuk perdana menteri." tambahnya.

Peter M sangat gusar karena dia harus membayar sendiri suntikan vaksin di rumah sakit swasta. Dia mengeluhkan antrean panjang untuk janji temu di rumah sakit pemerintah yang memberikan vaksin Covid-19 gratis.

"Saya membayar 750 rupee [US$10 atau Rp 140.829] untuk setiap dosis, jadi mengapa foto Tuan Modi harus ada di sertifikat saya?" tanyanya.

Pengadilan Tinggi Kerala memberi pemerintah federal dan negara bagian dua minggu untuk menanggapi. BBC menghubungi dua juru bicara dari Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Modi, tetapi mereka menolak untuk mengomentari petisi Peter M.

Foto perdana menteri pada sertifikat vaksin Covid-19 juga telah dikritik oleh pesaing politiknya. Beberapa negara bagian yang dikuasai oposisi bahkan telah mengganti fotonya dengan gambar menteri utama mereka sendiri.

Pemimpin senior partai Kongres Priyanka Gandhi Vadra menuduh Modi menggunakan vaksin untuk "publisitas pribadi".

Sementara, Mamata Banerjee, kepala menteri negara bagian Benggala Barat, mengatakan dia juga harus meletakkan fotonya di akta kematian.

"Seandainya saya bukan pendukung dia, saya tidak menyukainya tapi saya harus membawa ini. Kenapa? Di mana kebebasan orang?" tanya Banerjee pada konferensi pers.

"Anda mewajibkan foto Anda di akta Covid. Sekarang tempel juga di akta kematian," tambahnya.

Foto itu juga menyebabkan kebingungan bagi orang India yang bepergian ke luar negeri - Vice news baru-baru ini melaporkan bahwa petugas imigrasi, yang tidak mengenal wajah Modi, menuduh beberapa pelancong melakukan penipuan.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: beritasatu.com

Tags

Terkini

Pemko Pariaman Lakukan Pengamanan Aset Daerah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:48 WIB

Volume Sampah Kota Pariaman Alami Peningkatan

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:17 WIB
X