Dalam 6 Bulan, Angka Stunting di Kota Pariaman Turun 0,5 Persen

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:30 WIB
Delri Soni
Delri Soni

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Angka stunting turun 0,5 persen di Kota Pariaman, penurunan itu terlihat dari dua kali kegiatan penimbangan massal terhadap balita di daerah itu.

Kegiatan timbang massal anak balita dua kali setahun tersebut, pada Februari dan Agustus 2021.

Pada Penimbangan bulan Februari ada 6.120 anak yang ditimbang, 10,8 persen stunting.

Namun pada kegiatan timbang massal anak balita bulan Agustus, terdapat 10,3 balita stanting dari 5.907 anak yang ditimbang.

"Jadi dari dua kali kegiatan tersebut, angka stunting turun 0,5 persen," kata Kabid Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Delri Soni kepada harianhaluan.com, Kamis (21/10-2021).

Turunnya angka anak stunting dampak dari kegiatan edukasi yang dilakukan terhadap ibu, mengenai asupan gizi terhadap anak.

Dan juga asupan gizi dan pada masa ibu sedang hamil dan ini jelas sangat berpengaruh terhadap anak yang dilahirkan.

Inovasi penurunan stunting, juga dampak dari kerja sama lintas instansi yang ada di Kota Pariaman ini.

Bagi anak stunting, pemko tetap memberikan makanan tambahan yang dipantau oleh pengelola gizi Puskesmas dan kader Posyandu.
Sumber dana untuk pemberian makanan tambahan untuk anak stunting, bersumber dari APBD juga dari APBN.

Sampai saat ini anggaran yang sudah terserap untuk kegiatan mengatasi stunting sebesar lebih kurang 85 persen.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Terkini

Kota Sawahlunto Dapat Dua Penghargaan dari JKPI

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:11 WIB

Wakapolda Tinjau Sumdarsin di Polda Sumbar

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:43 WIB

Perguruan Thawalib Peringati Hari Disabilitas

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:44 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Surau Al-Ikhlas Taluak Agam

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:32 WIB
X