Ketum BPD HIPMI Sumbar: Membangun Daerah Merupakan Keharusan

Jefli Bridge
- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:13 WIB

“Jalan yang diambil HIPMI adalah jalan untuk maju bersama, tanpa ada yang tertinggal dan merasa terkucilkan. Semua pihak akan dirangkul. HIPMI seutuhnya milik pengusaha-pengusaha muda di Sumbar, tanpa ada sekat status sosial, dan status lain-lainnya. Organisasi ini terbuka,” ucap Brian.

Data statistik Sumbar tahun lalu, jumlah UMKM di Sumbar sebanyak 593.100. Dari jumlah tersebut, terdiri dari mikro sebanyak 531.350 atau 89,59 persen. Sedangkan pelaku usaha kecil sebanyak 53.431 atau 90,1 persen, pelaku usaha menengah sebanyak 7.990 atau 1,33 persen dan untuk pelaku usaha besar sebanyak 419 atau 0,007 persen.

Banyaknya jumlah UMKM disebutkan Brian sebagai potensi jika dikelola dengan baik. “Kalau UMKM sehat, dibantu dan diberdayakan dengan baik, HIPMI yakin pergerakan ekonomi Sumbar akan terus melaju dengan baik. Syaratnya, semua pihak harus bersepakat untuk sama-sama membesarkannya. Sudah saatnya pengusaha lokal naik kelas, terutama penggerak UMKM,” tegas Brian.

Harapan Brian dan pengurus HIPMI lainnya merupakan harapan yang patut didukung oleh siapa saja. Pemerintah daerah memang sudah sepatutnya memberikan apresiasi kepada anak-anak muda yang mau melibatkan diri untuk pembangunan daerah. Apresiasi yang diberikan itu harus berbentuk peluang. HIPMI sudah membuka diri, tinggal lagi pemerintah, untuk mau memberi peluang. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Terkini

X